Cookies Ikan Gabus Sebagai Makanan Tambahan Untuk Ibu Hamil Trimester II

Afriyanti Afriyanti

Abstract


Program pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil adalah salah satu cara untuk meningkatkan status gizi ibu hamil. Suplementasi zat gizi mikro yang dilakukan untuk mengatasi masalah gizi ibu hamil di Indonesia dan Intervensi zat gizi mikro terutama fortifikasi telah diidentifikasi oleh world Bank paling efektif dari semua intervensi kesehatan. Berbagai jenis Program Makanan Tambahan (PMT) telah banyak dilakukan, namun belum mempertimbangkan interaksi mikronutrien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi cookies ikan gabus yang sesuai dengan Angka kecukupan gizi (AKG) ibu hamil trimester II dengan mempertimbangkan interaksi antar mikronutrien. Metode penelitian: Formulasi makanan tambahan untuk ibu hamil dimulai dengan pembuatan tepung ikan gabus, tepung kacang hijau, tepung tempe,tepung pisang dilanjutkan dengan formulasi tepung komposit. Formulasi tepung komposit dilakukan dengan RSM mixture design D optimal menggunakan sofware Design Expert 7.0 trial (DX 7 trial). Tepung komposit dibuat atas dasar kandungan zat gizi bahan pangan yang digunakan dibandingkan terhadap jumlah zat gizi yang ingin ditambahkan. Formula cookies yang digunakan sebagai makanan tambahan didapat dengan mensubsitusi tepung beras dengan tepung komposit pada resep standar yang sudah ditentukan. Uji cookies ikan gabus yang terpilih secaca fisik, kimia, mikrobiologi dan organoleptik pada ibu hamil trimester II. Hasil: Kandungan asam folat,vitamin A,vitamin B 12,iodium,kalsium, pospor, zink, protein, energi cookies ikan gabus memenuhi angka kecukupan gizi (AKG) ibu hamil trimester II. Kadar vitamin C da Fe lebih kecil kecil dari AKG. Cookies ikan gabus berbentuk bulat, memiliki rasa , aroma, warna, menyerupai cookies pada umumnya dan sesuai dengan SNI-2891-1992, BUTIR 1,2. Adanya ligan (sitin, methionin dan hitidin) dalam cookies ikan gabus,diharapkan dapat mengatasi interaksi antar mikronutrien. Cookies ikan gabus memenuhi syarat mikrobiologis BPOM. Pada uji organoleptik pada ibu hamil trimester II, 63,3 % aroma, 43,3% kerenyahan,30 % rasa, 66,7 % warna, 56,7% secara keseluruhan menyukai cookies ikan gabus. Kesimpulan: Cookies ikan gabus dapat digunakan sebagai makanan tambahan untuk ibu hamil pendamping program suplementasi pemerintah.

Keywords: Fortifikasi, tepung komposit, ibu hamil, cookies ikan gabus

Article Metrics

Abstract view : 2441 times
PDF - 6510 times

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.