STUDI PENGARUH SEPARASI MAGNETIK DAN SINTERING TERHADAP TRANSFORMASI FASA Fe DAN Ti PADA PASIR MINERAL PESISIR PANTAI ANOE ITAM, SABANG

Zulfalina Zulfalina, Fauzi Fauzi

Abstract


ABSTRAK

Telah dilakukan pengkajian efek suhu sintering terhadap kekerasan terhadap transformasi senyawa Fe dan Ti pada pasir mineral yang berasal dari Pantai Anoe Itam, Sabang, Propinsi Aceh. Variasi perlakuan yang dilakukan adalah suhu sintering 800oC, 900oC dan 1000oC, dengan waktu penahanan selama 2, 4 dan 6 jam. Karakterisasi yang dilakukan meliputi pengujian XRF dan XRD. Hasil pengujian XRF menunjukkan bahwa pasir mineral yang murni mempunyai kandungan Fe dan Ti masing–masing 14,38 % dan 2,80% (% berat), sedangkan setelah separasi magnetik kandungan Fe dan Ti meningkat masing–masing menjadi 83,51% dan 7,25% (% berat). Selanjutnya setelah proses sintering, data pengujian XRD dianalisis dengan metode GSAS yang menunjukkan bahwa waktu sintering berpengaruh terhadap fraksi berat. Hal ini ditunjukkan pada suhu 800ºC dimana senyawa Fe3O4 dan Fe2O3 menurun , sementara FeTiO3 meningkat dengan bertambahnya waktu sintering. Hal menarik lainnya, semakin meningkat suhu sintering maka FeTiO3 bertransformasi menjadi Fe2TiO5 dan fraksi berat maksimumnya diperoleh pada suhu 1000ºC dengan waktu sintering 4 jam yang menghasilkan fraksi berat sebesar 20,75%.

 

Kata kunci : suhu sintering, transformasi senyawa, pasir mineral, GSAS

 

ABSTRACT

                Studies have been conducted on the effects of sintering temperature on the hardness toward  transformation of Fe and Ti compounds on mineral sand obtained from Itam Anoe Beach, Sabang, Aceh Province. The treatment variations performed are sintering temperature at 800ºC, 900ºC and 1000ºC, and the holding time for 2, 4 and 6 hours. The characterizations were done using XRF and XRD. The results of XRF test show that the pure mineral sands contained Fe and Ti 14.38% and 2.80% (% wt%), respectively, whereas after the magnetic separation the content of Fe and Ti  increased to 83.51% and 7 , 25% (%wt), respectively. After the sintering process, the XRD data were analyzed with GSAS indicating that sintering time affects the weight fraction. This is shown in the temperature 800ºC where the compound of Fe3O4 and Fe2O3 decreased, while FeTiO3 increased with increasing sintering time. Another interesting thing, increasing the sintering temperature, the compound of FeTiO3 transformed into Fe2TiO5 and maximum weight fraction obtained at a sintering temperature of 1000ºC with sintering time of 4 hours produced weight fraction of 20.75%.

 

Keywords : sintering temperature, compound  transformation, mineral sand, GSAS


Article Metrics

Abstract view : 712 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
Shell download

Shell download sitesi

Sunucularınız da deneme ve yanılma yöntemi ile birşeyler yapmak için shell download ederek hemen sunucularınızı test etmenizi tavsiye ediyoruz