Pengaruh Penambahan Inhibitor Ekstrak Kopi Dan Waktu Perendaman Terhadap Laju Korosi Pada Baja Karbon Aisi 1020 Dalam Larutan Nacl 3%

Hartono Simanjuntak, Ediman Ginting, Suprihatin Suprihatin

Abstract


Ekstrak kopi yang digunakan sebagai inhibitor pada sampel baja karbon AISI 1020, direndam dalam medium korosif NaCl 3%. Dengan memvariasikan waktu perendaman 4 hari dan 8 hari, dan juga konsentrasi inhibitor 0%, 3%, 5% dan 7%. Setelah perlakuan pada sampel diperoleh hasil perhitungan laju korosi yang paling lambat pada sampel AISI 1020 8.7 dan yang paling cepat pada sampel AISI 1020 4.0. Inhibitor yang digunakan mempunyai nilai efisiensi paling tinggi pada sampel AISI 1020 4.7. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa struktur kristal yang terbentuk merupakan fasa Fe murni. Karakterisasi SEM menunjukkan morfologi permukaan sampel, terlihat gumpalan pada sampel. Karakterisasi EDS pada sampel terlihat unsur Oksigen (O) yang mengindikasikan bahwa sampel telah terkorosi.

Keywords


AISI 1020, coffee extract, corrosion inhibitor, and NaCl

Full Text:

PDF

References


A. Budianto, K. Purwantini, dan B. T. Sujitno, “Pengamatan Struktur Mikro pada Korosi Antar Butir dari Material Baja Tahan Karat Austenitik Setelah Mengalami Proses Pemanasan,” JFN, vol. 3, no. 2, hal. 107–130, 2009.

S. Handani dan M. S. Elta, “Pengaruh Inhibitor Ekstrak Daun Pepaya Terhadap Korosi Baja Karbon Schedule 40 Grade B ERW Dalam Medium Air Laut Dan Air Tawar,” J.Ris.Kim, vol. 5, no. 2, hal. 175–179, 2012.

R. S. Irianty dan Khairat, “Ekstrak Daun Pepaya Sebagai Inhibitor Korosi pada Baja AISI 4140 dalam Medium Air Laut,” Teknobiologi, vol. 4, no. 2, hal. 77–82, 2013.

P. A. Machfudzoh, M. N. Amin, dan L. S. D. Putri, “Efektivitas Ekstrak Daun Belimbing Wuluh sebagai Bahan Inhibitor Korosi pada Kawat Ortodonsi Berbahan Dasar Nikel-Titanium (Effectiveness of Bilimbi Leaves Extract as Corrosion Inhibitor on Nickel-Titanium Orthodontic Wire),” Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa 2014, no. kelompok 3, 2014.

W. Wibowo dan M. N. Ilman, “Studi Eksperimental Pengendalian Korosi pada Aluminium 2024-T3 di Lingkungan Air Laut Melalui Penambahan,” Rekayasa Proses, vol. 5, no. 1, hal. 10–16, 2011.

F. Nugroho, “Penggunaan Inhibitor untuk Meningkatkan Ketahanan Korosi pada Baja Karbon Rendah,” Angkasa, vol. 7, no. 1, hal. 151–158, 2015.

A. Wahyuningsih, Y. Sunarya, dan S. Aisyah, “Metenamina sebagai Inhibitor Korosi Baja Karbon dalam Lingkungan Sesuai Kondisi Pertambangan Minyak Bumi,” Sains dan Teknol. Kim., vol. 1, no. 1, hal. 17–29, 2010.

A. P. Yanuar, H. Pratikno, dan H. S. Titah, “Pengaruh Penambahan Inhibitor Alami terhadap Laju Korosi pada Material Pipa dalam Larutan Air Laut Buatan,” Tek. ITS, vol. 5, no. 2, hal. 297–302, 2016.

M. F. Sidiq, S. Hidayatulloh, dan Siswiyanti, “Analisa Pengaruh Inhibitor Ekstrak Rimpang Jahe terhadap Laju Korosi Internal Pipa Baja ST-41 pada Air Tanah,” Simetris, vol. 8, no. 1, hal. 141–146, 2017.

S. Utomo, “Pengaruh Konsentrasi Larutan NaNo2 sebagai Inhibitor terhadap Laju Korosi Besi dalam Media Air Laut,” Teknologi, vol. 7, no. 2, hal. 93–103, 2017.

B. Prameswari, “Studi Efektifitas Lapis Galvanis Terhadap Ketahanan Korosi Pipa Baja Astm a53 Di Dalam Tanah ( Underground Pipe ),” Tek. Kim., vol. 5, no. 2, hal. 175–179, 2008.

F. A. S, Komalasari, dan Zultiniar, “Proteksi Katodik Metoda Anoda Tumbal Untuk Mengendalikan Laju Korosi,” Jom FTEKNIK, vol. 1, no. 2, hal. 1–12, 2014.

V. L. . Vlack, Ilmu dan Teknologi Bahan (Ilmu Logam dan Bukan Logam). Elsevier B.V., 1994.

Lukman dan Triwikantoro, “Pengaruh Unsur Korosif Pada Air Hujan,” Semin. Nas. Pascasarj., hal. 4, 2009.

R. Y. Aditama, E. Ginting, dan Syafriadi, “Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya ( Carica Papaya L ) sebagai Inhibitor pada Baja Karbon AISI 1020 dalam Medium Korosif NaCl 3 %,” Teor. dan Apl. Fis., vol. 07, no. 01, hal. 69–76, 2019.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fjtaf.v7i2.2109

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.