ANALISIS LIGNIN DAN STRUKTUR ANATOMI PLANLET TOMAT (Lycopersicum esculentum MILL) HASIL SELEKSI ASAM SALISILAT SECARA IN VITRO

Endang Nurcahyani, Lindawati Lindawati

Abstract


Kajian tentang seleksi planlet tomat dengan asam salisilat konsentrasi 0, 15, 30, 45, dan 60 ppm secara in vitro terhadap struktur anatomi dan lignifikasi, telah dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA,Universitas Lampung. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juni sampai Agustus 2014. Data yang diperoleh selama seleksi dengan asam salisilat berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif disajikan dalam bentuk deskriptif komparatif dan di dukung foto. Dalam penelitian ini digunakan rancangan acak lengkap dengan 6 ulangan. Analisis ragam dan uji BNT dilakukan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan lignin pada xilem batang planlet tomat yang diimbas asam salisilat pada konsentrasi 15, 30, dan 60 ppm me-nunjukkan ketebalan yang lebih besar dibandingkan kontrol, sedangkan pada konsentrasi 45 ppm ketebalannya lebih kecil dibandingkan kontrol. Struktur anatomi batang planlet tomat yang diimbas asam salisilat dibandingkan dengan kontrol terdapat perbedaan  pada bagian epidermis, jari-jari empulur, dan kambium. Pada epidermis, jari-jari empulur, dan kambium batang yang diimbas asam salisilat mengalami lignifikasi.


Keywords


planlet tomat; lignin; struktur anatomi; asam salisilat; in vitro

Full Text:

PDF

References


Agrawal, A.A., S. Tuzun,S., and E. Bent. 1999. Induced Plant Defenses Againts Phatogens and Herbivores, Biocemistry, Ecology, and Agryculture. APS Press, St. Paul. Minessota. 390p.

Bouizgarne, B, HEM. Bouteau, C. Frankart, D. Reboutier, K. Madiona, AM. Pennarun, M. Monestiez, J. Trouverie, Z. Amiar, J. Briand, M. Brault, JP. Rona, Y. Ouhdouch, and EI. Hadrami. 2006. Early Physiological Responses of Arabidopsis thaliana Cells to Fusaric Acid : Toxic and Signallling Effects. New Phytologist 169: 209 – 218.

De Ascensao, A. R. D. C. F., and I.A. Dubery. 2000. Panama disease: Cell wall reinforcement in banana roots in response to elicitors from Fusarium oxysporum f. sp. cubense race fuor. Phytopathology 90:1173-1180.

Hammerschimdt, R. & E.K. Dann. 2000.Induced Resistance to Disease. Environmentally Safe Approach to Crop Disease Control. Chapter 8. Lewish Publishers, Boca Raton. 177-194.

He CY, T. Hsiang, and DJ. Wolyn. 2002. Induction of Systemic Disease Resistance and Pathogen Defence Responses in Asparagus officinalis Inoculated with Pathogenic Strains of Fusarium oxysporum. Plant Pathology 51: 225-230

Hoerussalam, A. Purwantoro, dan A. Khaeruni. 2013. Induksi Ketahanan Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Terhadap Penyakit Bulai Melalui Seed Treatment Serta Pewarisannya Pada Generasi S1. Ilmu Pertanian Vol. 16 : 42 – 59.

Huang, J.S. 2001. Plant Patogenesis and Resistence, Biochemisrty and Physiology of Plant-Microbe Interactions. Kluwer Academic Publisher. Dordrecht.

Lea,P. and R.C. Leegood. 1999. Plant Biocemistry and moleculer Biology. 2nd ed. John Wiley & Sons Ltd. Chichester.364 p.

Nurcahyani E, I. Sumardi, B. Hadisutrisno, dan E. Suharyanto. 2012. Penekanan Perkembangan Penyakit Busuk Batang Vanili (Fusarium oxysporum f. sp. vanillae) Melalui Seleksi Asam Fusarat Secara In Vitro. J. HPT Tropika Vol.12 No.1: 12-22.

Soesanto,L dan R.F. Rahayuniati. 2009. Pengimbasan Ketahanan Bibit Pisang Ambon Terhadap Penyakit Layu Fusarium dengan Beberapa Jamur Antagonis. J.HPT Tropika.Vol 9. No 2; pp 130-140.

Sujatmiko,B., E. Sulistyaningsih, dan H.R. Murti. 2012. Studi Ketahanan Melon (Cucumis Melo L) Terhadap Layu Fusarium Secara In-Vitro dan Kaitannya Dengan Asam Salisilat.Ilmu Pertanian Vol. 15 pp 1 -18.

Suryanti, Y.D. Chinta, dan D. Sumardiyono. 2009. Pengimbasan Ketahanan Pisang TerhadapPenyakit Layu Fusarium Dengan Asam Salisilat In Vitro. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia 15(2):pp 90–95.

Vidhyasekaran.P. 1997. Fungal Pathogenisis in Plants and Crops, Molecular Biology and Host Defense Mechanism. Marcell Dekker. New York. 553p.

Wasonowati, C. 2011. Menigkatkan pertumbuhan tanaman tomat ( Lycopersicum esculentum Mill) dengan sistem budidaya hidroponik. Agrovigor volume 4. pp 21-28.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v2i2.2235

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.