KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI HUTAN PENDIDIKAN KONSERVASI TERPADU TAHURA WAN ABDUL RACHMAN PROVINSI LAMPUNG

Fredy Rahman Dani, Sugeng P. Harianto, Nuning Nurcahyani

Abstract


Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu Tahura WAR (HPKTTW) merupakan bentuk kerjasama Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dengan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dengan luas 1.143 ha. Hutan pendidikan ini dapat membentuk komponen ekosistem bagi habitat burung yang tinggal di tajuk pohon atau di batang pohon (UPTD Tahura WAR, 2009). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis burung di Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu Tahura Wan Abdul Rachman. Penelitian burung dilakukan dengan pengamatan secara langsung menggunakan metode terkonsentrasi yaitu peneliti tetap berada pada tempat tertentu tanpa bergerak ke titik yang lain selama waktu pengamatan yaitu 2 jam lalu mencatat jenis dan jumlah burung yang ditemukan. Keberadaan burung diamati melalui perjumpaan dan suara. Pengamatan dilakukan pagi hari pada pukul 06.00–08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00–18.00 WIB. Pengamatan dilakukan secara berulang sebanyak 3 kali pengulangan pada 4 titik pengamatan. Data populasi yang didapat digunakan untuk menghitung indeks keanekaragaman dan indeks kesamarataan Shannon-Wienner. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 46 spesies burung dari 20 famili dengan total individu 1235. Secara rinci dibedakan 11 spesies burung terdaftar dalam status lindung Undang-Undang RI No. 7 tahun 1999, 2 spesies burung terdaftar dalam Appendix II CITES, dan 4 spesies burung terdaftar dalam status lindung  IUCN. Keanekaragaman jenis burung keseluruhan di Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu Tahura WAR tergolong tinggi dengan indeks keanekaragaman sebesar (3,4386), ini menunjukkan bahwa komunitas burung di lokasi penelitian tinggi, serta dalam kondisi komunitas yang stabil dengan nilai indeks kesamarataan sebesar (0,8931) yaitu tidak ada dominansi spesies burung tertentu.


Keywords


Keanekaragaman jenis burung; Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu Tahura Wan Abdul Rachman; status lindung

Full Text:

PDF

References


Alikodra, H.S. 1990. Pengelolaan Satwa liar jilid 1. Yayasan Penerbit Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.

Bismark, M. 2011. Prosedur Operasi Standar (Sop) Untuk Survei Keragaman Jenis Pada Kawasan Konservasi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Ke-bijakan Badan Penelitian dan Pengem-bangan Kehutanan. Kementerian Kehutan-an, Indonesia Kerjasama Dengan: Interna-tional Tropical Timber Organization (ITTO). Bogor.

Dewi T. S. 2005. Kajian Keanekaragaman Jenis Burung di Berbagai Tipe Lanskap Hutan Tanaman Pinus (Studi Kasus: Daerah A-liran Sungai Ciliwung Hulu) [skripsi]. Bo-gor: Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan Dan Ekowisata Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Hadinoto, Mulyadi, A., Siregar, YI. 2012. Kea-nekaragaman Jenis Burung Di Hutan Kota Pekanbaru. J. Ilmu Lingkungan. Program Studi Ilmu Lingkungan PPS Universitas Riau. 25 – 42 (36).

Indriyanto. 2006. Ekologi Hutan. Bumi Aksara. Jakarta.

Odum, E.P. 1993. Dasar-dasar Ekologi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Pergola, B., B. S. Dewi. 2013. Keanekaragam-an Jenis Burung Di Lahan Basah Bujung Raman Desa Bujung Dewa Kecamatan Pagar Dewa Kabupaten Tulang Bawang Barat. Satek V dan Indonesia Hijau. Lem-baga Penelitian – Universitas Lampung Hal 114.

Sulistyadi, E. 2010. Kemampuan Kawasan Nir-Konservasi dalam Melindungi Kelestarian Burung Endemik Dataran Rendah Pulau Jawa Studi Kasus di Kabupaten Kebumen. J. Biologi Indonesia. Perhimpunan Biologi Indonesia. 237-253 (245).

Wiens, T.A. 1992. The Ecology of Bird Commu-nities Volume I. Cambridge.

UPTD Tahura WAR, 2009. Rencana Detail Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu TAHURA WAR. UPTD Tahura WAR. Lam-pung.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v2i1.2225

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.