STUDI KANDUNGAN PROTEIN DI COLUMELLA, LOCULAR CAVITY dan PERICARP WALL SELAMA PROSES PEMATANGAN BUAH TOMAT PLUM (Solanum lycopersicum L. var. roma)

Indah Mayang Ika Permani, Zulkifli Zulkifli, Martha L. Lande

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan protein columella, locular cavity dan pericarp wall selama proses pematangan buah tomat.  Penelitian ini dilaksanakan dalam rancangan acak lengkap dengan satu faktor utama yaitu tingkat kematangan, dan 6 level:  tahap 1 = green, tahap 2 = breakers, tahap 3= turning, tahap 4 = pink, tahap 5 = light red, dan tahap 6 = full red dengan 6 ulangan. Parameter dalam penelitian ini adalah nilai tengah kandungan protein. Analisis ragam dan uji BNT dilakukan pada taraf nyata 5%.  Kandungan protein diukur dengan metode Biuret.  Kandungan protein tertinggi pada Columella terjadi pada tahap 1 (0,962 ± 0,054 mg/g jaringan) dan terendah pada tahap 3 (0,523 ± 0,053 mg/g jaringan).   Kandungan protein tertinggi pada Locular Cavity terjadi pada tahap 1 (0,991 ± 0,074 mg/g jaringan) dan terendah pada tahap 3 yaitu 0,583 ± 0,073 mg/g jaringan.  Kandungan protein tertinggi pada Pericarp Wall terjadi pada tahap 1 (1,066 ± 0,067 mg/g jaringan) dan terendah pada tahap 4 (0,547 ± 0,051 mg/g jaringan).  Pola perubahan kandungan protein di columella dan locular cavity relatif mengikuti pola respirasi klimakterik.  Sedangkan pericarp wall tidak mengikuti pola respirasi klimakterik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tahap 1 dan tahap 2 merupakan perioda praklimakterik, awal klimakterik terjadi pada tahap 3, dan puncak klimakterik terjadi pada tahap 5.


Keywords


Buah Tomat; columella; locular cavity; pericarp wall

Full Text:

PDF

References


Brady, C.J. and O. Connell, P.B. 1976. On the Significance of Increased Protein Syn-thesis in Ripening Banana Fruit. Aust J. Plant Physiol. 3: 301-310.

Heuvelink, E. 2005. Tomatoes. CABI Publish-ing. London UK. 325 pages.

Hyodo, H., Terao, A., Furukawa, J. Sakamoto, N. Yurimoto., H. Satoh, S. and Iwai, H. 2013. Tissue Specific Localization of Pectin Ca2+ Cross Linkages and Pectin Methyl Esterification during Fruit Ripening in Tomato (Solanum lycopersicum). PLoS ONE. 8(11): e78949.

Leopold, A.C. and P.E. Kriedman. 1975. Fruit Ripening In Plant Growth and Develop-ment. Mc. Graw Hill Book Company. New York. pp 328-334.

Li, Z., Li, P. and Liu, J. 2010. Effect of tomato internal structure on its mechanical proper-ties and degree of mechanical damage. African Journal of Biotechnology. Vol. 9(12), pp. 1816-1826.

Millerd, A., Bonner, J. and Biale, J.B. 1952. The Climateric Rise in Fruit Respiration as Controlled by Phosphorylative Coupling. Annu.Rev. Plant Physiol. 28: 521-531.

Mworia, E.G., Yoshikawa, T. Salikon, N., Oda, C., Asiche, W.O., Yokotani, N., Abe, D., Ushijima, K., Nakano, R. and Kubo, Y. 2011. Low Temperature Modulated Fruit Ripening is Independent of Ethylene in ‘Sanuki Gold’ Kiwi Fruit. J. Exp. Bot. 34: 15-25.

Prasanna, V., Prabha, T.N. and Tharanathan, R.N. 2007. Fruit Ripening Phenomena Overview. Crit. Rev. Food Sci. Nutr. 47: 1–19.

Puigjaner, E.D., Vendrell, M. and Ludevid, M.D. 1992. Differential Protein Accumulation in Banana Fruit during Ripening. Annu. Rev. Plant Physiol. 98: 157-162.

Witham, H.F., D.F. Blaydes and R.M. Devlin. 1986. Exercises in Plant Physiology. PWS Publisher.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v2i1.2224

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.