STUDI VARIASI MORFOLOGI TANAMAN TOMAT GUNUNG (Lycopersicum esculentum Mill. var. cerasiforme) DI BANDAR LAMPUNG

Fatimah Fitriyati, Ellyzarti Ellyzarti, Martha L. Lande

Abstract


Tomat gunung merupakan tomat pertama yang didomestikasi yang berasal dari Peru dan Chili. Varietas tomat ini memiliki tekstur yang berair, ketika matang berwarna merah menyerupai buah ceri dan berukuran kecil dengan diameter sekitar 1,5 cm. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi morfologi tanaman tomat gunung. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai Agustus 2013. Tahap pertama adalah pengumpulan sampel buah tomat gunung di pasar yang ada di Bandar Lampung.  Tahap kedua adalah penanaman biji tomat selama 3 bulan dan pengamatan morfologi batang, daun, bunga dan buah, pada saat tanaman berumur 3 minggu hingga berbuah. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan foto. Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan, diperoleh morfologi batang bulat, beruas-ruas dengan permukaan yang kasar serta berbulu. Batang memiliki banyak cabang dan berwarna hijau kecoklatan. Daun tomat gunung tersusun majemuk menyirip dengan anak daun ganjil, berwarna hijau tua, permukaannya kasar dan berbulu, tepinya dengan toreh berlekuk dan bentuk daun memanjang, ujung daunnya runcing dan pangkal daunnya tumpul. Bunga tersusun majemuk, berbentuk bintang, zigomorf, mahkota berwarna kuning, dan kelopak berwarna hijau tua. Terdapat tiga tipe variasi buah tomat, yaitu bulat, bulat lonjong, dan bulat pipih.


Keywords


Morfologi; Varietas; Tomat Gunung

Full Text:

PDF

References


Knott, J.E. and J.R. Deanon. 1967. Vegetables production in South Asia. University of The Phillipines College of Agricultural. College Los Banos, Leguna. Phillipines.

Kurniasih, E. 2011. Keanekaragaman Morfo-logi Buah Tomat (Lycopersicum escu-lentum Mill.) di Pasar Bandar Lampung. (Skripsi). Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Kusandriyani, Y., Lutfi dan Gunawan. 2005. Karakterisasi dan Deskripsi Plasma Nut-fah Tomat. Buletin Plasma Nutfah. 11 (2): 55-9.

Sastrapradja, S dan M.A Rifai. 1989. Mengenal Sumber Pangan Nabati dan Plasma Nutfahnya. Puslitbang Biotekno-logi-LIPI. Bogor.

Smartt, J., and N.W. Simmonds. 1995. Evo-lution of Crop Plants. Longman Scientific & Technical. London.

Stertz, S. C., A.P.D. Espírito Santo, C. Bona, and R.J.S.D Freitas,. 2005. Comparative Morphological Analysis of Cherry Tom-ato Fruits from Three Cropping Sys-tems. Scientia Agricola. 62 (3): 296–8.

Subhan, 1989. Pengaruh Dosis dan Waktu Pemberian Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bayam Cabut. Buletin Penelitian Hortikultura. 22 (3): 31-40.

Suryana. 2009. Keanekaragaman Jenis Tum-buhan Paku Terestrial dan Epifit di Ka-wasan PLTP Kamojang Kab. Garut Jawa Barat. Jurnal Biotika. 7 (1): 20-6.

Sutapradja, H dan N. Sumarni. 1996. Penga-ruh Dosis Pengapuran dan Kombinasi Pupuk N dan P terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat. Jurnal Hortikultura 6 (3): 263-8.

The International Board for Plant Genetic Resources (IBPGR). 1981. Genetic Re-sources of Tomatoes and Wild Relative. Food Agriculture Organization of the Uni-ted Nations. Italy.

Tjitrosoepomo, G. 2005. Morfologi Tumbuhan. Gajah Mada University Press. Yogyakarta

Wartapa, A., E. Yoniar, dan Sukadi. 2009. Pe-ngaturan Jumlah Cabang Utama dan Pen-jarangan Buah Terhadap Hasil dan Mutu Benih Tomat Varietas Kaliurang (Lycopersicum esculentum Mill.). Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian. 5 (2): 150-163.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v2i1.2223

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.