PENGARUH EKSTRAK AIR DAUN BABANDOTAN (Ageratum conyzoides) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.)

Maria Reni Harnani, Martha L. Lande, Zulkifli Zulkifli

Abstract


Babandotan (Ageratum conyzoides) mengandung senyawa alelopati yang mampu menghambat pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak air daun Ageratum conyzoides mempengaruhi pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) Penelitian ini dilaksanakan bulan Juni sampai Juli 2016 di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Jurusan Biologi, Universitas Lampung. Variabel dalam penelitian ini adalah  tinggi, berat segar, berat kering, kadar air relatif, dan kandungan klorofil total tanaman cabai merah, sedangkan sebagai parameter adalah nilai tengah semua variabel. Penelitian dilakukan dalam rancangan acak lengkap dengan faktor utama adalah ekstrak air daun babandotan dengan 5 taraf konsentrasi yaitu 0% v/v (kontrol),  25% v/v, 50% v/v,  75% v/v, 100% v/v. Analisis ragam dan uji BNT dilakukan pada taraf  nyata 5 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak air daun babandotan menurunkan secara nyata tinggi tanaman (y= -0.022x + 10.12  R2=0.706), berat segar tanaman (y= -0.184x + 34.49  R2=0.932), berat kering tanaman (y= -0.14x + 21.09  R2=0.819), namun meningkatkan kadar air relatif (y= -0.136x + 39.26  R2=0.410). Tidak ada efek ekstrak air daun babandotan terhadap kandungan klorofil total. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak air daun babandotan bersifat alelopati terhadap tanaman cabai merah yaitu menghambat pertumbuhan tanaman cabai merah.


Keywords


Capsicum annuum L.; Ageratum conyzoides; faktor pertumbuhan

Full Text:

PDF

References


Idu, M., dan Uvo-Oghale, O. 2013. Studies on The Allelophatic Effect of Aqueous Extract of Ageratum Conyzoides Asteraceae on Seedling Growth of Sesasum indicum L. (Pedaliaceae). J. Scitec. Vol. 2, 1185-1195.

Kong, C. 2006. Allelochemicals from Ageratum conyzoides L. and

Oriza sativa L. and Their Effects on Related Pathogens. 194-195.

Miazek, K. 2002. Chlorophyll Extraction From Harvested Plant Material. Supervisor : Prof. dr. hab inz Stanislaw Ledakowics.

Nawangsih, A.A, Imadad, H.P, Wahyudi, A. 1995. Cabai Hot Beauty. PT. Penebar Swadaya. Bogor.

Okunade, A.L. 2001. Ageratum conyzoides (Asteraceae). Fitoterapia. 73: 1-16.

Prajnanta, F. 2001. Agribisnis Cabai Hibrida. PT. Penebar Swadaya. Bogor.

Sastroutomo, S. 1990. Ekologi Gulma. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Sastroutomo, S. 1998. Ekologi Gulma. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Togatorop, D.A. 2009. Studi Alelopati Wedelia tribobata, Ageratum conyzoides, Chromolaena odorata, dan Mikania micrantha Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi. J. Floratek. 18-24

Wattimena, G.A. 1987. Zat Pengantur Tumbuh. PAU Bioteknologi IPB. Bogor.

Yamasaki, S dan Dillenburg, L.R. 1999. Measurement Of Leaf Relative Water Content In Araucaria Angustifolia Revista Brarileira de Fisiologia Fegetal, 11(2). 69-75




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v3i2.2217

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.