PERBANDINGAN PERKEMBANGAN LARVA Graphium agamemnon (LEPIDOPTERA: PAPILIONIDAE) PADA BEBERAPA JENIS TANAMAN PAKAN LARVA

Nikken Fallupi, Emantis Rosa

Abstract


Penelitian perbandingan perkembangan larva Graphium agamemnon pada beberapa jenis tanaman pakan larva dilakukan pada bulan Februari-April 2016 di Taman Kupu-kupu Gita Persada Lampung untuk mengetahui perbandingan perkembangan larva pada enam jenis tanaman dan mengetahui tanaman yang paling baik digunakan dalam perkembangan larva. Penelitian menggunakan metode rancangan acak kelompok dengan 10 kali pengulangan. Lima pasang kupu-kupu G. agamemnon dilepaskan dalam kandang penangkaran untuk mendapatkan telur. Setelah menetas, larva G. agamemnon dikembangkan pada daun enam jenis tanaman pakan larva yaitu sirih hutan (Piper aduncum), cempaka (Michelia champaca), sirsak (Annona muricata), alpukat (Persea americana), glodokan (Polyalthia longifolia), dan srikaya (Annona squamosa). Parameter yang diukur adalah panjang tubuh, berat tubuh, lebar kepala, dan lama waktu untuk menjadi pupa.  Data yang diperoleh kemudian di analisis dengan menggunakan ANARA yang dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf nyata 5 %, dengan bantuan program SPSS versi 16.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan perkembangan larva G. agamemnon pada enam jenis tanaman pakan larva. Pada  instar dua dan instar tiga, pertumbuhan panjang dan berat larva pada tanaman sirih hutan lebih baik dari pada larva pada tanaman pakan yang lainnya.  Lama waktu perkembangan yang dibutuhkan larva menjadi pupa paling cepat adalah 17 hari yaitu pada tanaman sirih hutan.


Keywords


Graphium agamemnon; larva; perkembangan

Full Text:

PDF

References


Oktaria, D. 2011. Preverensi Oviposisi dan Perkembangan Larva Graphium Agamemnon pada Tubuhan Inangnya.[Skripsi]. Universitas Lampung. Lampung.

Orjala, J, dkk. 2004. Cytotoxic and Antibacterial Dyhidrohalcones from Piper aduncum. Journal National Product. 57(1):18-26 (2004).

Ratih, K.K. 2014. Preferensi Kupu-kupu Familia Papilionidae dan Pieridae pada Tumbuhan di Wisata Air Terjun Coban, Jawa Timur. Journal Alam dan Lingkungan. Vol.6 (11.)

Sirdiati, 2014. Tahap Siklus Hidup Kupu-kupu.[Internet] Tersedia pada: http://www.sridianti.com/tahap-siklus-hidup-kupu-kupu.html diakses pada 26 Agustus 2015, 20.00 WIB.

Soekardi, H. 2005.Keanekaragaman Papilionidae di Hutan Gunung Betung Lampung Sumatera ; Penangkaran Serta Rekayasa Habitat Sebagai Dasar Konservasi. [Disertasi]. ITB. Bandung.

Soekardi,H. 2007. Kupu-kupu di Kampus Unila Universitas Lampung. Universitas Lampung Press. Lampung.

Tambaru, E. 2015. Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Pakan Larva Kupu-kupu di Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusarung Maros. Journal Alam dan Lingkungan, Vol.6 (11) Maret 2015




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v3i2.2211

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.