LAJU PERTUMBUHAN Oithona sp. YANG DIBERI PAKAN ALAMI Nannochloropsis sp., Isochrysis sp., DAN KOMBINASINYA

Agung Munandar, Sri Murwani, Rochmah Agustrina

Abstract


Peningkatan produksi perikanan adalah dengan memperhatikan kualitas pakan ikan pada fase larva.  Salah satu jenis pakan alami yang dipergunakan antara lain Oithona sp. karena memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan ikan.  Untuk meningkatkan produktivitas Oithona dibutuhkan pakan yang berkualitas seperti mikroalga.  Mikroalga yang banyak digunakan sebagai pakan alami zooplankton diantaranya Nannochloropsis sp. dan Isochrysis sp. karena kandungan nutrisinya yang tinggi.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan Oithona sp. yang diberi pakan alami Nannochloropsis sp. (N), Isochrysis sp. (Is) dan kombinasinya.  Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2016 – April 2016 di Laboratorium Akuatik, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung.    Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (N 100% ; N 75% dan Is 25% ; N 50% dan Is 50% ; N 25% dan Is 75% : Is 100%), dan diulang 4 kali.  Data dianalisis ragam (ANOVA) dan diuji lanjut dengan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan alami Nannochloropsis sp. 75% dan Isochrysis sp. 25% memberikan hasil kepadatan puncak populasi Oithona sp yang paling tinggi yaitu 215 ind/L dan laju pertumbuhan tertinggi 5,08%/hari.

Keywords


Oithona sp.; pakan alami; kepadatan populasi; laju pertumbuhan

Full Text:

PDF

References


Aliah, Kusmiyati, dan D. Yaniharto. 2010. Pemanfaatan Copepoda Oithona sp. Sebagai Pakan Hidup Larva Ikan Kerapu. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol. 12, No. 1.Hlm 45-52.

Anindiastuti, Soedarsono dan A. W. Kadek. 2002. Budidaya Fitoplankton dan Zooplankton. Seri Budidaya Laut no: 9. Balai Budidaya Laut, Lampung.

Basmi, Johan. 2002. Planktonologi : Bioekologi Plankton Alga. Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Becker, E. W. 1994. Microalgae Biotechnology and Microbiology. Cambridge University Press Greet Britain : England

Fulks dan Main. 1991. Alga Laut. Angkasa Bandung.

Ghufran M, dan K. Kordi. 2011. Marikultur:Prinsip dan Praktik Budidaya Laut. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Hermawan, A., Anindiastuti. KA Wahyuni dan Julianty. 2001. Kajian Pendahuluan Penggunaan Pakan Fermentasi Untuk Kultur Massal Cyclops sp. Buletin Bududaya Laut 13 : 14-23

Kusmiyati, D. Yaniharto, E. Juliaty, dan S. A. Indah. 2002. Kajian Tentang Ukuran dan Kandungan Nutrisi Beberapa Jenis Pakan Alami yang Sesuai Bagi Larva Ikan Kerapu. Majalah Ilmiah Analisa Sistem, Edisi Khusus No. 4 Tahun IX, 2002.

Masrizal. 1992. Pengaruh Pupuk Anorganik dan Organik Terhadap Perkembangan Populasi Moina sp. Jurnal Terubuk XVIII 54

Mubarak, A.S., D. Ernawati, dan Rr.J. Triastuti. 2008. Hubungan Rasio Induk Jantan dan Betina Daphnia sp. Terhadap Efisiensi Perkawinan dan Produksi Ephipia. Jurnal Berkala Ilmiah Perikanan 3 (1): 17-22.

Nancy, M.C. and R.K. John, 1990. Biology of Marine Plants. Longman, Melbourne. 99-127 pp.

Novianty, S. 2000. Pengaruh Kepadatan Chaetoceros sp. (Bacillariophyceae) Terhadap Laju Pertumbuhan Cyclops sp. (cructacea) dalam Kondisi Laboratorium. Skripsi. Jurusan Biologi FMIPA Universitas Sriwijaya. Inderalaya.

Rusyani, E., L. Erawati da A Hermawan. 2005. Budidaya Zooplankton dalam Pembenihan Kuda Laut. Balai Budidaya Laut Lampung. Dijen Perikanan Budidaya DKP. Lampung.

Soelistyowati. 1978. Pengaruh Beberapa Jenis Pakan Terhadap Pertumbuhan Diaphanosoma sp. Skripsi. Universitas Dipenogoro. Semarang.

Thariq, M., Mustamin, dan D. W. Putro. 2002. Biologi Zooplankton dalam Budidaya Fitoplankton dan Zooplankton. Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut Lampung. Dirjen Perikanan Budidaya DKP. Lampung.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v3i2.2209

Refbacks

  • There are currently no refbacks.