KEANEKARAGAMAN PHYTOTHELMATA DI KAWASAN PEMUKIMAN DAN PERKEBUNAN DESA TAMAN SARI, GEDONG TATAAN, PESAWARAN

Welmi Nopia Ningsih, Emantis Rosa, Jani Master

Abstract


Nyamuk merupakan vektor dari beberapa jenis penyakit yang merugikan manusia.  Jumlah populasi nyamuk dapat dipengaruhi oleh tempat perindukan.  Tempat perindukan nyamuk sangat beragam, salah satunya phytothelmata yang termasuk ke dalam tempat perindukan alami nyamuk.  Phytothelmata merupakan tumbuhan penampung genangan air sehingga dapat digunakan sebagai tempat perindukan serangga termasuk nyamuk.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keanekaragaman phytothelmata di lokasi beberapa pemukinan dan perkebunan sekitar kawasan Desa Taman Sari, Gedong Tataan, Pesawaran yang dilaksanakan dari Januari-Maret 2016.  Proses identifikasi nyamuk dilakukan di Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung.  Analisis data menggunakan Indeks Keanekaragaman Shanon-Wiener dan Indeks Dominansi Simpons.  Jenis phytothelmata yang ditemukan di area pemukiman sebanyak delapan jenis dan di perkebunan sebanyak tujuh jenis.  Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman phytothelmata di area pemukiman dan perkebunan dalam kategori sedang (1,835 dan 1,613) dan kategori rendah untuk indeks dominansi (0,182 dan 0,262).


Keywords


keanekaragaman; dominansi; phytothelmata; tempat perindukan

Full Text:

PDF

References


(Dinkesprov) Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. 2012. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012. [Internet]. Terdapat pada : Dinas kesehatan provinsi lampung. htm. Diakses pada :19 November 2015.

Febryano, I.G. Suharjito, D., Soedotomo, S. 2009. Pengambilan Keputusan Pemilihan Jenis Tanaman dan Pola Tanam di Lahan Hutan Negara dan Lahan Miliki : Studi Kasus di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Forum Pasca Sarjana. 32(2) : 129-143.

Kendeigh, S.C. 1980. Ecology With Species Reference to Animal and Man.Prentice Hall of India. New Delhi.

Kitching, K. L. 2000. Food Webs and Container Habitats : The Natural History and Ecology of Phytothelmata. Cambridge University Press. New York.

Michael, P. 1984. Ecological Methods for Field and Laboratory Investigation. Tata McGraw-Hill Publishing Company Limited. New Delhi.

Odum, E. P. 1993. Dasar- Dasar Ekologi. Gajah Mada University Press.Yogyakarta.

(Pesawarankab). Kabupaten Pesawaran. 2013. Potensi Pertanian Kabupaten Pesawaran. [Internet].Terdapat pada : Pesawarankab.go.id. Diakses pada : 3 Januari 2016.

Prasetyo, A., Rosa, E., Yulianty. 2015. Keanekaragaman Phytothelmata Sebagai Tempat Perindukan Alami Nyamuk Demam Berdarah di Kota Metro Provinsi Lampung.Seminar Nasional Sains dan Teknologi. 578- 583.

Rosa, E., Salmah, S., Dahelmi, Syamsuardi. 2012. Jenis dan Tipe Phytothelmata Sebagai Tempat Perindukan Alami Nyamuk di Beberapa Lokasi diSumatera Barat. Prosiding SNSMAIP. Sumatera Barat.

Rosa, E., Dahelmi, Salmah, S., Syamsuardi. 2016. Some Factor in Water Chemistery and Physics that Determines the Density of Diptera Larvae on Phytothelmata in Endemic Area’s of Dengue Hemmoragic Fever. ARPN Journal of Agricultural and Biological Science. 11 (2).

Van Steenis, C.G. 2006. Flora. PT. Pradnya Paramita. Jakarta.

Varga, L. 1928. Ein Interessater Biotop der Bioconose von Wasserorganismen.Biologisches Zentralblatt. 41. 143-162.

Werdiningsih, H. 2007. Kajian Penggunaan Tanaman Sebagai Alternatif Pagar Rumah.Jurnal Ilmiah Perancangan Kota dan Pemukiman.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v3i1.2205

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.