PENGARUH PEMBERIAN STRESS OSMOTIK TERHADAP KADAR TOTAL LIPID MIKROALGA Porphyridium sp. DAN Isochrysis sp. PADA SALINITAS YANG BERBEDA

Lia Anggraini, Endang L. Widiastuti, Sri Murwani

Abstract


Mikroalga merupakan salah satu produsen primer yang diduga memiliki kandungan lipid tinggi untuk dimanfaatkan sebagai energi alternatif.  Mikroalga yang memiliki kandungan lipid cukup tinggi diantaranya adalah Porphyridium sp. dan Isochrysis sp.  Pemberian stress osmotik diduga dapat meningkatkan kadar total lipid mikroalga Porphyridium sp. dan Isochrysis sp.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian stress osmotik berupa perbedaan salinitas terhadap kadar total lipid pada mikroalga Porphyridium sp. dan Isochrysis sp.  Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari - Februari 2016 di Laboratorium Biologi Molekuler Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan faktorial yang terdiri dari 2 jenis mikroalga serta 4 taraf salinitas 20 ppt, 25 ppt, 30 ppt, dan 35 ppt, serta 3 kali ulangan.  Parameter yang diamati yaitu kepadatan populasi, laju pertumbuhan, dan kadar total lipid.  Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan diuj lanjut dengan Uji Tukey HSD pada taraf 5 %.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan populasi tertinggi terjadi pada perlakuan Isochrysis sp. pada salinitas 35 ppt. Mikroalga yang menyumbang lipid tertinggi pada tiap selnya adalah Porphyridium sp. pada salinitas 20 ppt sebesar 6x10-6 g/sel dan Isochrysis sp. pada salinitas 20 ppt sebesar 45x10-7 g/sel.

Keywords


Porphyridium; Isochrysis; salinitas; stress osmotik; kadar total lipid

Full Text:

PDF

References


Becker, E.W. 1994. Microalgae Biotechnology and Microbiology. New York Cambridge.

Bouterfas, R., M. Belkoura, A. Dauta. 2006. The effects of irradiance and photoperiod on the growth rate of three freshwater green algae isolated from a eutrophic lake. Limnetica, 25(3): 647–656.

Chisti, Y. 2007. Biodiesel From Microalgae. BiotechnologyAdvances, Vol.25.

Davis, C.C. 1951. The Marine Freshwater Plankton. Michigan State University Press. USA.

Duan, X., Ren., Guang., Yue., L.Liu., Zhu., W.Xue. 2012. Salt-induced Osmotic Stress For Lipid Overproduction in Batch Culture of Chlorella vulgaris. AfricanJ. Biotechnol., Vol.11 (27) : 7072-7078.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. UGM Press. Yogyakarta.

Erdmann, N and M. Hagemann. 2001. Salt Acclimation of Algae and Cyanobacteria: A Comparison. In: L.C Rai and J.P Gaur. Algal Adaptation to Environmental Stres. Physiological, Biochemical and Molecular Mechanism. Springer-Verlag Berlin Heidelberg. German.pp. 324-350.

Fogg, G.E. 1965. Algal Cultures and Phytoplankton Ecology. The University of Wisconsin Press. Medison.

Hart, B.T., Bailey., P.Edwards., K.Hortle., K.James., and A.Mc Mahon. 1991. A Review of the Salt Sensitivity of the Australian Freshwater Biota. Hydrobiologia 210:105-144.

Hastuti, W dan Djunaidah. 1991. Heavy metal activate Synthesis Of Peptides In Chlamydomonas Reinhardtii, Plant, Physiol, 98: 127 –136.

Kabinawa and Miyamoto. 1994. Cultivation of Algae Cells Chlorella pyrenoidesa. Annual Report of IC Biotech. International Center of Cooperative in Biotechnology, Engineering Faculty of Osaka. Osaka – Japan.

Kawaroe, M. 2010. The Prospect of Marine Microalgae as Biofuel (Oilgae) for Future Alternative of Energy Source. Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Kawaroe, M., T.Partono., A.Sunnudin., S.W.Sari., D.Agustine. 2010. Mikroalga : Potensi dan Pemanfaatannya untuk Produksi Bio Bahan Bakar. untuk Biofuel. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor.

Mudjiman, A.2007.MakananIkan PT. PenebarSwadaya, Jakarta.

Myers, J. 1995.Growth Characteristic Of Algae In Relation To TheProblem Of Mass Culture. Carnigie Institution Of WashingtonPublication, DC.

Odum. 1993. Fundamental of Ecology. W.B. Souders Company. Toronto. 577 pp.

Panggalo, E.S. 2012. Identifikasi Pengaruh Variabel Kultur Pertumbuhan Terhadap Total Lipid Mikroalga Menggunakan Metode Permukaan Respon [skripsi] Universitas Indonesia. Jakarta.

Round, F.E. 1973. The Biology Of Algae. Edward Arnold. 278 pp. London

Safitri, M.E., R. Diantari., Suparmono., dan M. Muhaemin. 2013. Kandungan Lemak Total Nannochloropsis sp. Pada Fotoperiode Yang Berbeda e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Volume I No 2 ISSN: 2302-3600

Schenk, P. M., Griffiths., and Harisson. 2008. Second Generation Biofuel : High Efficiency Microalgae for Biodesel Production. Bioenergy.

Sleigh, M.A. 1989. Adaptations of ciliary systems for the propulsion of water and mucus. Comp. Biochem. Physiol. 94A:359-364.

Sudjiharno. 2002. Budidaya Fitoplankton dan Zooplankton. Departemen Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Balai Budidaya Laut Lampung.

Wayan, N.S.A., M.Afriastini., Maulida, Yoana. 2012. Potensi Asam Lemak Dari Mikroalga Nannochloropsis sp. Sebagai Antioksidan Dan Antibakteri. Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi FKIP UNS 3-204.

Widianingsih., R.Hartati., E.H.Endrawati., M.Hilal. 2011. Kajian Kadar Total Lipid dan Kepadatan Nitzschia sp. yang Dikultur dengan Salinitas Berbeda. Undip E-Journal 4030-8655-1.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v3i1.2203

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.