STRUKTUR HISTOLOGI KARTILAGO EPIFISIALIS FETUS MENCIT (Mus musculus L.) SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK METANOL RIMPANG TEKI (Cyperus rotundus L.)

Puty Orlando Arismedi, Nuning Nurcahyani, Hendri Busman

Abstract


Rimpang teki (Cyperus rotundus L.) mengandung senyawa saponin, sineol, pinen, siperon, rotunol, siperenon, tanin, siperol, alkaloid, flavonoid, tanin, pati, glikosida dan furochromones, serta seskuiterpenoid. Dengan hadirnya senyawa ini diperlukan untuk menguji efek samping penggunaannya pada janin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian ekstrak rimpang rumput teki terhadap kelainan struktur histologi tunas anggota depan fetus mencit (Mus musculus L) yang diberikan pada masa prenatal.  Dosis ekstrak rimpang rumput teki yaitu: 45 mg/40g BB dalam 0,4 ml aquabides (P2), 90 mg/40g BB dalam 0,4 ml aquabides (P3), 135 mg/40g BB dalam 0,4 ml aquabides (P4), dan 0,4 ml aquabides (K) sebagai kontrol.  Parameter yang diamati mencakup zona cadangan kondrosit, zona proliferasi, zona maturasi, dan zona kartilago yang mengalami mineralisasi.  Data dianalisis dengan analisis ragam dan diuji lanjut dengan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan perlakuan dosis ekstrak rimpang rumput teki memberikan pengaruh nyata terhadap penurunan ketebalan zona cadangan kondrosit, zona proliferasi, dan zona maturasi.  Perlakuan dosis 135 mg/40g BB dalam 0,4 ml aquabides (P4) memberikan pengaruh terhadap penurunan ketebalan zona kartilago yang mengalami mineralisasi yaitu dari rerata 563,33µm menjadi 481,66µm.

Keywords


efek teratogen; Cyperus rotundus L.; mencit (Mus musculus L.); tunas anggota depan

Full Text:

PDF

References


Agusta, A. 2001. Awas! Bahaya Tumbuhan Obat. [internet]. (diunduh 17 Oktober 2015). Tersedia pada. http://www.indomedia.com/.

Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Regional III (BPPV Regional III).2014. Metode Uji Histopatologi. BPPV Regional III. Bandar Lampung.

Bennet, J.C., W.R. Proffit, & L. A. Norton. 1967. Determination of growth inhibitory concentration of tetracycline for bone in organ culture. Nature London 216: 176-177.

Busman, H. 2013. Histologi Ulas Vagina dan Waktu Siklus Estrus Masa Subur Mencit Betina Setelah Pemberian Ekstrak Rimpang Rumput Teki. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung.

Ham, A.W. dan D. H. Cormack. 1979. Histology. 8 ed. J.B. Lippincot Company. Philadelphia

Hariana, A. H. 2007. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Penebar Swadaya. Jakarta.

Lawal , O. A. dan O. Adebola. 2009. Chemical Composition Of The Essential Oils Of Cyperus Rotundus L. From South Africa. Journal Molecules.

Sudarnadi, Pujirianto, A. Gunawan, D. Wahyono, S. Donatus, I .A, Drajat, M. Wibowo, dan Ngatidjan. 1996. Tumbuhan Obat, Hasil Penelitian, Sifat-sifat dan Penggunaan. Pusat Penelitian Obat Tradisional (PPOT UGM), Yogyakarta. P 112-117.

Widiyani, T. dan M. Sagi. 2001. Pengaruh aflatoksin B1 terhadap pertumbuhan dan perkembangan embrio dan skeleton fetus mencit (Mus musculus L.). Teknosains 14 (3): 409-427.

Winarno, W.M. dan M., Sundari. 1997. Informasi Tanaman Obat Untuk Kontrasepsi Tradisional. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Farmasi. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI.

Yelvita, S., M. Warnety, dan A.Yohanes. 2014. Uji Teratogenitas Ekstrak Bungo Timah (Peperomia pellucida L. Kunth.,) terhadap Organ Viseral Embrio Mencit Putih (Mus musculus L.). Jurnal ilmiah biologi.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v3i1.2200

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.