STRUKTUR TULANG BELAKANG FETUS MENCIT (Mus musculus L.) SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEKI (Cyperus rotundus L.)

Etika Julitasari, Nuning Nurcahyani, Hendri Busman

Abstract


Cyperus rotundus adalah rumput-rumputan yang tumbuh di berbagai habitat, digunakan dalam pengobatan tradisional karena dapat menormalkan siklus menstruasi, menghambat fertilisasi dan implantasi sehingga proses kehamilan sulit terjadi dan jika terjadi akan menyebabkan keliainan fetus. Rimpang teki mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, glikosida, seskuiterpen dan saponin.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol rimpang teki pada berat dan panjang fetus, serta struktur tulang belakang fetus.  Percobaan dilakukan selama November 2015-Januari 2016 di Laboratorium Zoologi untuk pemeliharaan dan perlakuan hewan uji mencit (Mus musculus L.) dan di Laboratorium Kimia Organik untuk pembuatan ekstrak etanol rimpang teki. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan.  Perlakuan pemberian dosis ekstraks etanol rimpang teki teridiri dari: kontrol diberi 0,4 ml aquabides ( A), 45 mg dalam 0,4 ml aquabides (B), 90 mg dalam 0,4 ml aquabides (C), dan 135 mg dalam 0,4 ml aquabides (D).  Ekstrak etanol rimpang teki diberikan pada mencit hamil pada hari ke 6-17 kehamilan secara oral menggunakan sonde lambung.  Berat dan panjang fetus dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf  α = 5%. Struktur tulang belakang fetus dianalisis secara deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat fetus  yang diberi perlakuan menurun  dibandingkan dengan kontrol, yaitu: 1,746 gram (A), 1,599 gram (B), 1,386 gram (C), dan 1,524 gram (D). Panjang rata-rata fetus yang diberi perlakuan meningkat dibandingkan dengan kontrol, yaitu : 2,84 cm (A), 2,95 cm (B), 3,22 cm (C), dan 3,13 cm (D). Diduga ekstrak rimpang teki mengandung zat aktif yang bersifat sitotoksik bagi fetus mencit. Ekstrak rimpang teki tidak menyebabkan kelainan pada struktur tulang belakang fetus. Hal ini diduga karena ekstrak rimpang teki juga mengandung kalsium sehingga dapat mempertahankan pertumbuhan dan perkembangan tulang.


Keywords


Cyperus rotundus; rimpang; Mus musculus; fetus; struktur tulang belakang

Full Text:

PDF

References


Dalimartha, S. 2009. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 6. Pustaka Bunda. Jakarta. p 157

Dewoto, H.R. 2007. Farmakologi dan Terapi: Vitamin dan Mineral Edisi 5. Balai Penerbit FK UI. Jakarta.

Guyton, A.C. 1990. Fisiologi Kedokteran. Terjemahan Dharrna, A., dan P., Lukmanto. EGC. Jakarta.

Lawal, O.A. dan Adebola, O.O. 2009. Chemical Composition of The Essential Oils of Cyperus rotundus L. from South Africa. Journal Molecules. 14 (150). pp 2909-2917.

Manson, J.M., Zenick, H., and Costlow, R.D. 1982. Teratology Test Method for Laboratory Animals. Ravent Press. New York.

Muna, L., Astirin, O.P., dan Sugiyarto. 2011. Uji Teratogenik Ekstrak Pandanus conoideus varietas buah kuning Terhadap Perkembangan Embrio Tikus Putih (Rattus norvegicus). Nusantara Bioscience. 2. pp 126-134.

Rugh, R. 1968. The Mouse : Its Reproduction and Development. New York. Burger Publishing Company. p 20

Setiyohadi, B. 2009. Peran Kalsium dan Vitamin D Pada Metabolisme Tulang. Subbagian Reumatologi, Bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM. Jakarta.

Setyawati, I. 2009. Penampilan Reproduksi Dan Perkembangan Skeleton Fetus Mencit Setelah Pemberian Ekstrak Buah Nanas Muda. Jurnal Veteriner. 12 (3). pp 192-199.

Siburian, J. dan Marlinza, R. 2009. Efek Pemberian Ekstrak Akar Pasak Bumi (Eurycoma Longifolia Jack) Pada Tahap Prakopulasi Terhadap Fertilitas Mencit (Mus Musculus L.) Betina. Biospesies. 2 (2). pp 24-30.

Silvia, G.A. 2011. Pengaruh Pemberian Suspensi Sari Akar Manis Terhadap Perkembangan Janin Pada Mencit Bunting. (Skripsi). FMIPA Universitas Indonesia. Jakarta. p 14-15.

Subhuti, D. 2005. Cyperus Primary Oil Regulating Herb of Chinese Medicine. Institute For Traditional Medicine. Oregon Portland. p 2.

Sukandar, E.Y., Fidrianny, I., dan Garmana, A.N. 2008. Pengaruh Kombinasi Ekstrak Umbi Lapis Bawang Putih dan Ekstrak Rimpang Kunyit Tehadap Janin Mencit Swiss-Webster. JKM. 8(1). pp 36-44.

Suryawati, S. 1990. Pemakaian Obat Pada Kehamilan. Laboratorium Farmakologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Widyastuti, N., Widiyani, T., dan Listyawati, S. 2006. Efek Teratogenik Ekstrak Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) pada Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) Galur Winstar. Bioteknologi. 3 (2). pp 56-62.

Wilson, J.G. 1973. Environment and Birth Defects. Academic Press. New York. pp.6-8.

Wilson, J.G. and Warkany, J. 1965. Teratology - Principles and Techniques. University of Chicago Press. Chicago and London. p 16-18.

Winarno, W.M. dan Sundari, M. 1997. Informasi Tanaman Obat Untuk Kontrasepsi Tradisional. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Farmasi. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v3i1.2198

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.