DIVERSITAS PHYTOTELMATA DI BEBERAPA WILAYAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE DI PROVINSI LAMPUNG, INDONESIA

Yulianty Yulianty, Emantis Rosa

Abstract


Provinsi Lampung termasuk wilayah yang subur dan kaya akan keanekaragaman tumbuhan termasuk tumbuhan golongan phytotelmata. Phytotelmata adalah tumbuhan yang dapat menampung genangan air pada organ atau bagian tubuhnya, yang dimanfaatkan oleh berbagai organisme sebagai tempat berkembang biak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diversitas  phytotelmata di beberapa wilayah endemis Demam Berdarah Dengue di Provinsi Lampung.  Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 18 jenis phytotelmata yang termasuk ke dalam 14 famili tumbuhan meliputi Araceae, Arecaceae, Asparagaceae, Bromeliaceae, Costaceae, Euphorbiaceae, Gnetaceae, Malvaceae, Oxylidaceae, Musaceae, Oxylidaceae, Pandanaceae, Poaceae,Ruscaceae, dan Sapindaceae;  ditemukan enam tipe phytotelmata   yaitu: tipe kelopak daun (KD), lobang akar (LA), lobang pohon (LP), kelopak bunga (KB), lobang buah (LB) dan tunggul bambu (TG).  Volume genangan air yang paling banyak ditemukan pada tipe lobang buah yaitu jenis Cocos nucifera  (50-60 ml);  tipe tunggul bambu yaitu pada jenis  Bambusa sp.(80-95 ml).

Keywords


diversitas; fitotelmata; endemis DBD

Full Text:

PDF

References


Corner,E.J.H., K Watanabe. 1969. Ilustrated Guide to Tropical Plants. Hirokawa Publishing Company Inc. Tokyo.

Fish,D1983. Phytotelmata flora and Fauna. In: Phytotelmata teresterial plants ashostfor aquatic insect. Frank, J.H&L.P. Launibos (eds). Plexus. Medford, pp: 161 -190.

Greeney, H. F. 2001. The Insects of Plant-Held Waters: A Review and Bibliography, Department of Entomology. Journal of Tropical Ecology. 17: 241 - 260.

Kitching, R. L. 1971. An Ecology study af water filled tree-holes and their position in them woodland ecosystem. Journal of Animal Ecology 40:281-302

Kitching, R. L. 2009. Food Webs and Container Habitats : The Natural history anad Ecology of phytotelmata. Auatralian School of Environmental Studies, Grifith University. Cambridge University Press.

Mogi, M. 2004. Phytotelmata: hidden freshwater habitats supporting unique faunas eds Freshwater invertebtrate of the Malaysia on region. Kuala Lumpur Malaysia Academy of Sciences Malaysia 13-22.

Profil Lampung. 2011. Letak Geografis Lampung. www.kemendagri.go.id/pages/profil- daerah/provinsi/detail/18/lampung

Rosa, E. Dahelmi, S.Salmah dan Syamsuardi. 2012. Jenis dan Tipe Phytotelmata sebagai Perindukan Alami Nyamuk di Beberapa Lokasi di Sumatera Barat. Prosiding Nasional Sains Matematika Informatika dan Aplikasinya III (SN-SMIAP).

Rosa, E. S.Salmah dan Syamsuardi .2013. Komposisi dan Struktur Larva Diptera pada Phytotelmata di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue (DBD). Seminar Nasional dan Rapat Tahunan BKS-PTN Bidang MIPA (SEMIRATA) BKS Barat. Universitas Lampung

Van Steenis .2006. Flora. Penerbit. Pradnya Paramita. Jakarta.

Woong, K. M. 2004. Bamboo the Amazing Grass: A Guide tothe diversity and study of bamboos in Southeast Asia. International Plant Genetic Resourses Intitute (IPGRI) and University of Malaya.

Widjaya, E.A .2001. Identikit Jenis-jenis Bambu di Kepulauan Sunda Kecil. Pusat Penelitian Pengembangan Biologi. Balai Penelitian Botani- Herbarium Bogoreinse. Bogor, Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v3i1.2197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.