PENGARUH PERENDAMAN DAN TINGKAT KEMATANGAN BUAH KAKAO (Theobroma cacao L) TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN KECAMBAH BIJI KAKAO

Basuki Sugiarto, Tundjung T. Handayani, Yulianty Yulianty, Zulkifli Zulkifli

Abstract


Kakao merupakan tanaman perkebunan yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Untuk menunjang keberhasilan tersebut perlu adanya penyediakan bibit unggul dan berkualitas yang dapat dilihat salah satunya dengan melihat tingkat kematangan pada buah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perendaman dan tingkat kematangan buah kakao terhadap perkecambahan dan pertumbuhan kecambah biji kakao. Penelitian dilaksanakan bulan November – Desember 2017 di Labolatorium Botani Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap Faktorial, Faktor A adalah tiga tingkat kematangan buah kakao yang terdiri dari kuning pada alur buah (A1), kuning pada alur dan punggung buah (A2), dan kuning pada seluruh bagian buah (A3). Faktor B adalah perendaman 24 jam (B1) dan 0 jam (B2). Variabel yang diamati yaitu persentasi perkecambahan, tinggi tanaman, berat kering, rasio tunas akar dan klorofil a, b dan total. Data yang diperoleh dianalisisi ragam pada α 5%, bila terlihat interaksi antara faktor A dan B maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT) α 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan perendaman dan tingkat kematangan buah kakao yang berbeda memberikan pengaruh terhadap persentase perkecambahan, tinggi tanaman, berat kering tanaman, rasio tunas akar dan kandungan klorofil a, b dan total. Kombinasi yang paling baik ditemukan pada perlakuan perendaman dengan tingkat kematangan kuning pada alur dan punggung buah (A2B1) pada proses perkecambahan dan pertumbuhan kecambah di semua variabel yang diamati, untuk kandungan klorofil b dan total yang baik yaitu terdapat pada perlakuan perendaman dengan tingkat kematangan kuning pada alur buah (A1B1).

Keywords


Kakao (Theobroma cacao L); Tingkat Kematangan Buah; Perendaman

Full Text:

PDF

References


Deden mudiana. 2007. Germination of Syzygium cumini (L.) Skeels. Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Pasuruan. Vol. 8, No. 1 Hal: 39-42

Ditjenbun. 2010. Kakao, Statistik Perkebunan. Direktorat Jenderal Perkebunan.Jakarta.

Eka, A.R. dan Triono, B.S. 2016. Analisis Pertumbuhan Kedelai (Glycine Max L.) Varientas Grobogan Pada Kondisi Cekaman Genangan. Jurusan Biologi. FMIPA. ITS. Surabaya, Vo.5 No.2 Hal. 2337-3520.

Hanegave, A.S., R. Hunye, H.L. Nadaf, N.K. B iradarpatil, dan D.S. Uppar. 2011. Effect of seed priming on seed quality of maize (Zea mays L.). Karnataka Journal Agric. Sci. 24(2): 237-238.

Hartmann HT., Kester DE. dan Davies FT.. 2003. Plant Propagation: Principles and Practices. Edisi VI. Prentice Hall, New Jersey

Hendriyani, I. S dan N. Setiari. 2009. Kandungan Klorofil dan Pertumbuhan Kacang Panjang (Vigna sinensis) pada Tingkat Penyediaan Air yang Berbeda. J. Sains & Mat. 17(3): 145-150.

Krishnamoorthy, H.N. 1981. Plant Growth Subtances. Tata Mc. Graw- Hill Publishing Company Limited. New Delhi.

Mahfudz M.A, Fauzi, Yuliah, T. Herawan,Prastyono, dan H. Supriyanto.2004. Sekilas Jati. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. Yogyakarta.

Matsushima, K. I. dan J. I. Sakagami. 2013. Effect off seed Hydropriming On Germinesion and Seedling Vigor During Emergence Of Rice Under Diffrent Oil Moisture Conditions. American Journal Of Plant Sciences.4 . 1584-1593.

Slamat Sandari dan Arnis En Yulia. 2016.Giving Several Types Of Compost On The Grownt Of Seedlings Of Rubber (Hevea brasiliensis)

On Stum Mini Clone PB 260 And Clone Avros 2037. Departement of Agroteknology, Faculty of Agriculture, University of Riau. JOM Faperta Vol. 3 No.1

Siregar, T.H.S., S. Riyadi dan L. Nurieni, 2003. Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Colat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sutopo, L. 2002. Teknologi Benih. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Sutopo, L. 2010. Teknologi Benih. Edisi ketujuh. Rajawali pers. Jakarta.

Syafi, S. 2008. Respons Morfologis dan Fisiologis Bibit Berbagai Genotipe Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) terhadap Cekaman Kekeringan. Tesis. IPB. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v5i1.2172

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.