KETAHANAN TANAMAN TERONG (Solanum melongena L.) HASIL INDUKSI POLIPLOIDISASI DENGAN EKSTRAK UMBI KEMBANG SUNGSANG (Gloriosa superba L.) TERHADAP JAMUR Colletotrichum capsici (Syd.) Butler & Bisby

Mulya Sari, Eti Ernawati, Rochmah Agustrina, Yulianty Yulianty

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah memperoleh konsentrasi ekstrak umbi kembang sungsang (Gloriosa superba) yang optimum untuk menghambat perkembangan jamur Colietotrichum capsici dan memperoleh kultivar tanaman terong (Solanum melongena) yang tahan terhadap penyakit antraknosa. Penelitian dilakukan di Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama, konsentrasi ekstrak (A): 25%, 50%, dan 75%. Faktor kedua, kultivar terong (B): Wulung, Pahala dan Patria. Parameter pengamatan meliputi persentase kerusakan daun, tinggi tanaman, berat basah dan berat kering tanaman terong. Hasil percobaan menunjukkan bahwa ekstrak umbi kembang sungsang berpengaruh terhadap persentase kerusakan daun, tinggi tanaman, berat basah dan berat kering tanaman terong. Secara keseluruhan kombinasi perlakuan yang optimum untuk menekan perkembangan jamur C. capsici adalah konsentrasi 50% pada kultivar Wulung.

Keywords


Gloriosa superba; Kolkisin; Solanum melongena; Colietotrichum capsici

Full Text:

PDF

References


Amiri S., Kazemitabaar SK, Ranjbar G, Azadbakht M. 2010. The effect of trifluralin and colchicine treatments on morphological characteristics of Jimson-weed (Datura stramonium). Trakia Journal of Sciences. 8(4): 47-61.

Anggreini, R. 2011. Pengaruh Pemberian Ekstrak Umbi Kembang sungsang (Gloriosa superba L.) terhadap Mitosis Sel Ujung akar Kecambah Cabai Merah (Capsicum annuum L.). Skripsi. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Burns, G.W. 1972. The Science of Genetics: An Introduction to Heredity. Edisi ke-2, The Macamillan Company. New York.

Denoyes, B. and A. Baudry.1995. Species Identification and Pathogenecity Study of French Colletotrichum Strains Isolated From Strawberry Using Morphologycal and Cultural Characteristics. Phytopathology. 85 (1):53-57.

Dnyansagar, V.R., 1992. Cytology and Genetics. Tata McGraw-Hill Publishing Company Ltd. New Delhi.

Eigsti, O. J. and P. Dustin. 1957. Colchicine in Agriculture, Medicine, Biology and Cemistry. The Iowa State College Press. Ames-Iowa.

Ernawiati, E., Sri Wahyuningsih dan Yulianty. 2008. Penampilan Fenotipik Tanaman Cabai Merah Keriting Hasil Induksi Poliploidisasi dengan Ekstrak Umbi Kembang Sungsang (Gloriosa superba L.). Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi-II. Hlm. 375-381.

Harborne, J.B. 1987. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisa Tumbuhan. ITB. Bandung.

Herwidyarti K.H., Suskandini R., dan Dad Resiworo J.S. 2013. Keparahan Penyakit Antraknosa pada Cabai (Capsicum annuum L.) dan Berbagai Jenis Gulma. Universitas Lampung. Bandar Lampung. Jurnal Agrotek Tropika.1(1): 102-106.

Isnawati A. dan K. M. Arifin. 2006. Karakterisasi Daun Kembang Sungsang (Gloriosa superba L.) Dari Aspek Fisiki Kimia. Artikel. Media Litbang Kesehatan XVI Nomor 4 tahun 2006: 1-14.

Jutono, J. S., S. Hartadi, S. Karibun, Suhardi, dan Soesanto. 1975. Penuntun Pedoman Praktikum Mikrobiologi Umum Untuk Perguruan Tinggi. Departemen Mikro-biologi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Kimball, J.W. 1983. Biology. Jilid 1, Edisi ke-5. Penerjemah Siti Soetarmi Tjitrosomo dan Nawangsari Sugiri. Penerbit Erlangga. Jakarta.

Krisnawati, M. 2011. Efek Biofungisida Ekstrak Umbi Kembang Sungsang (Gloriosa superba L.) Terhadap Perkembangan Jamur Colletotrichum capsici (Syd.) Butler & Bisby. Skripsi. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Nabar, MP, PN Mhaske, PB Pimpalgaonkar and KS Laddha. 2013. Gloriosa superba roots: Content Change of colchicine during sodhana (detoxification) process. Indian Journal of Traditional Knowledge. 12 (2):277-280.

Prusky, D., I Kobiler, R Ardi, D Bemo-Moalem, N Yakoby, and N T. Keen. 2000. Resistance Mechanism of Subtropical Fruits to Colletotrichum gleosporoides. In: Prusky, D., Stanley Freeman, and Martin, B. Dicman. (Eds.). Colletotrichum: Host specificity Path-ology, and Host-Pathogen Interaction. The American Phytophatological Society.

Salisbury, B. F. dan C. C.W Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan, Jilid III. ITB.

Bandung

Semangun, H. 2000. Penyakit-penyakit Tanaman Perkebunan di Indonesia. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Soenartiningsih. 2009. Evaluasi Ketahanan Beberapa Kultivar Galur Sorgum dan Efektivitas Fungisida terhadap Penyakit Anthraknosa. Prosiding Seminar Nasional Serealia. Hlm. 505-512.

Soetasad, A.A. dan Muryanti S. 2000. Budidaya Terong Lokal dan Terong Jepang. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suryo, H. 1995. Sitogenetika. Gadjah Mada University Press.Yogyakarta.

Sutrian, Y. 1992. Pengantar Anatomi Tumbuh-tumbuhan Tentang Sel dan Jaringan. Rineka Cipta. Jakarta.

Thomas, H., 1993. Chromosome Manipulation and Poliploidi. In Plant Breeding: Prinsiples and Prospects. M.D. Hayward, N.D. Basemark and I. Romagosa (Edss). Chapman & Hall. London.

Wiratama, Dewa M.P., I Putu Sudiarta, I Made Suke W., Ketut S., dan S.U Made. 2013. Kajian Ketahanan Beberapa Galur dan Varietas Cabai terhadap Serangan Antraknosa di Desa Abang Songan Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika. 2(2): 71-81.

Yan, X., Y. Chuda, M. Suzuki, and T. Nagata. 1999. Fucoxanthin as The Major Antioxidant in Hijikia fusiformis, a Common Edible Seaweed. Biosci. Biotechnol. Biochem. 63: 605-607.

Yoshida, S., S. Hiradate., Y. Fuji, and A. Shirata. 2000. Colletotrichum dematium Poduces Phytotoxins in Antracnose Lesions of Mulberry Leaves. Phytophatology. 90: 285-291.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v1i2.2117

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.