PENGARUH ETHREL TERHADAP LAJU RESPIRASI DAN KANDUNGAN KLOROFIL PADA BUAH JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia Swingle) SELAMA PEMATANGAN

Ari Khusuma, Zulkifli Zulkifli, Tundjung Tripeni

Abstract


Pengaruh ethrel terhadap laju respirasi dan kandungan klorofil buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) selama pematangan telah diteliti pada bulan Maret 2013. Penelitian ini dilaksanakan dalam rancangan acak lengkap. Perlakuan yang digunakan adalah larutan ethrel 0%, 5%, 10%, 15% and 20% dengan 5 pengulangan. Parameter yang diamati adalah rata-rata laju respirasi dan kandungan klorofil 4 dan 8 hari setelah perlakuan. Laju respirasi diukur dengan respirometer sederhana. Kandungan klorofil diukur dengan spektorfotometer (645 dan 663 nm). Analisis ragam dan uji BNT dilakukan pada taraf 5%. Hubungan antara laju respirasi dan kandungan klorofil ditentukan dengan regresi. Hasil penetlitian menunjukkan bahwa ethrel dengan konsentrasi 15% meningkatkan laju respirasi 4 hari setelah perlakuan sedangkan konsentrasi 10% meningkatkan laju respirasi 8 hari setelah perlakuan. Konsentrasi ethrel 15% menurunkan klorofil a dan total 4 hari setelah perlakuan sedangkan konsentrasi 10% menurunkan klorofil a, b dan total 8 hari setelah perlakuan. Konsentrasi ethrel 15% merupakan konsentrasi optimal untuk meningkatkan laju respirasi dan kandungan klorofil. Dari percobaan ini disimpulkan bahwa ethrel mempengaruhi laju respirasi dan kandungan klorofil buah jeruk nipis.

Keywords


ethrel; laju respirasi; kandungan klorofil; buah jeruk nipis

Full Text:

PDF

References


Day, D,A dan H. Lambers .1983. The Regula-tion of Glicolisis and Electron Transport in Root. Physioglia Plantarum. 58:155-60.

Hay,R.K.M dan A.J Walker. 1989. An Introduction to the Physiology of Crop Yield. New York. Copublished in The United States with John Wiley & Sons, Inc.

Leopold, A.C., and P.E. Krieddemann. 1993. Fruit Ripening. In : Plant Growth and Development., pp 328-334 Mc Hill Book Company. New York.

Miller, E. V., J.R. Winston, and H.A. Schomer. 1940. Physicological Studies of Plastid Pigments in Rinds of Matring Oranges. J. Agric. Res. 60: 259-267.

Pantastico, E.RB.1997. Fisiologi Pasca Panen, Penanganan dan Pemanfaatan Buah-buahan dan Sayuran Tropika dan Subtropika. Terjemahan Kamariyani. UGM Press, Yogyakarta.

Rukmana, R. 1996. Jeruk Nipis. Kanisius. Jakarta.

Spurr, A.R. 1970. Morphological Changer in Ripening Fruit. HortScience 5:33-35

Taiz and Zeiger. 1991. Plant Physiology. The Benjamin Cummings. Publising Company, Inc. Hal 67-69.

Tjitrosoepomo, G. 1985. Morfologi Tumbuhan, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Wereing dan Philips,1970. Plant Physiology. American Society of Plant Physiologist. Rutegers University: New Jersey. Volume 103 number 4.

Wills,R.H,T.H.Lee,D.Graham,W,B. McKasson and E.GHall.,1981. Postharvest, An Introduction to Physiology and Handling of Fruit and Vegetables. New South Wales Universty Press, Kensingston, Australia.

Witham H.F.,D.F. Blaydes dan R.M. Delvin. 1986. Exercises in Plant Physiology. PMS Publishers. Hal. 150.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v1i2.2111

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.