PENGARUH PEMBERIAN PAKAN TERFERMENTASI DAN PAKAN ALAMI TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN Diaphanosoma sp. DI LABORATORIUM

Fajar Pramudyastuty, Sri Murwani, Emy Rusyani

Abstract


Diaphanosoma sp. adalah anggota Cladocera yang lebih dikenal sebagai kutu laut. Zooplankton ini berpotensi sebagai pakan alami bagi benih atau larva ikan karena siklus hidupnya yang relatif singkat dan mudah dikultur. Untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan terfermentasi dengan campuran pakan alami terhadap laju pertumbuhan Diaphanosoma sp. maka telah dilakukan penelitian di Laboratorium Pakan Hidup Balai Besar Pengambangan Budidaya Laut Lampung dari bulan Maret hingga April 2013 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Parameter yang diamati adalah kepadatan populasi, laju pertumbuhan populasi spesifik, analisa proksimat dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pakan terfermentasi dan pakan alami meningkatkan kepadatan dan laju pertumbuhan populasi spesifik Diaphanosoma sp. Kombinasi 25% pakan terfermentasi dan 75% pakan alami menghasilkan kepadatan populasi (1.10 ind/l) dan laju pertumbuhan populasi spesifik Diaphanosoma sp. tertinggi (21,7 %/hari).

Keywords


laju pertumbuhan; pakan terfermentasi; Diaphanosoma sp.; Nannochloropsis sp.

Full Text:

PDF

References


Anindiastuti., K.A. Wahyuni, dan Supriya. 2002. Budidaya Massal Zooplanktondalam Budidaya Fitoplankton dan Zoo-plankton. Balai Budidaya Laut Lam-pung. Lampung.

Ekawati, A.W. 2005. Budidaya Makanan Alami. Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya. Malang.

Hermawan, A., Anindiastuti., K.A. Wahyuni dan E. Julianty. 2001. KajianPendahuluan Penggunaan Pakan Fermentasi Untuk Kultur Massal Cyclops sp. Buletin Budidaya Laut 13: 14-23.

Isnansetyo, A dan Kurniastuty. 1995. Teknik Kultur Fitoplankton dan Zooplankton. Kanisius.Yogyakarta.

Mokoginta, I. 2003. Budidaya Daphnia sp. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Ningrum, A.N. 2012.Praktik kerja lapang Tentang teknik kultur Nannochloropsis sp. ADLN – Perpustakaan Universitas Airlangga. Malang.

Rusyani, E., Supriya, Anindiastuti dan A. Hermawan. 2005. Kultur Masal Kutu Air Laut Diaphanosoma sp. Dalam Men-dukung Keberhasilan Pembenihan Kuda Laut. Prosiding Seminar Nasional Tahunan Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan.Jurusan Perikanan dan Kelautan. UGM. Yogyakarta.

Suriawiria, H.U. 1986. Pengantar Mikrobiologi Umum. PT. Angkasa. Bandung.

Thariq, M., Mustamin, dan D.W. Putro.2002. Biologi Zooplankton dalam Budidaya Fitoplankton dan Zooplankton. Balai Budidaya Laut Lampung. Lampung.

Yunus dan K. Suwirya. 1999. Pengaruh Substitusi Alga Nannochloropsis oculata Dengan Pakan Buatan Dalam Budidaya Rotifer (Brachious plicatilis). Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 5 (2): 6 – 12




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v1i2.2095

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.