STUDI TUMBUHAN SUMBER PAKAN MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI KAWASAN YOUTH CAMP TAMAN HUTAN RAYA WAN ABDUL RACHMAN LAMPUNG

Bona Quinda, M. Kanedi, Nuning Nurcahyani, Ronald H.P. Panjaitan

Abstract


Jenis pakan monyet ekor panjang dapat berupa daun, buah, biji, bunga, serangga, dan telur burung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan dan bagian tumbuhan yang digunakan sebagai sumber pakan monyet ekor panjang serta lokasi tempat mencari makan. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus sampai dengan September 2012 di kawasan Youth Camp Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman Lampung. Penelitian ini menggunakan metode observasi. Terdapat 10 jenis tumbuhan yang menjadi sumber pakan monyet ekor panjang, yaitu dahu (Dracontomelon dao Merr. Et Rolfe.), hampelas (Ficus tinctoria), bayur (Pterospermun javanicum), waluhan (Cucurbitaceae), waru (Hibicus tiliaceus), keranji (Dalium plattysepalum), bambu (Bambusa sp.), matoa (Pometia pinnata J. R. & G.Forst.), nangka (Arthocarpus integra), dan melinjo (Gnetum gnemon). Bagian pohon yang dimakan berupa buah, daun dan bunga.

Keywords


monyet ekor panjang; jenis pakan

Full Text:

PDF

References


Alikodra, H.S. 1990. Pengelolaan Satwa Liar. Jilid I. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Pusat Antar Universitas Ilmu Hayati. IPB. Bogor.

Asnawi, E. 1991. Studi Sifat-Sifat Biologis Kukang (Nycticebus coucang). Skripsi. Fakultas Peternakan Intitut Pertanian Bogor. Bogor.

Bennet, B. T., R. C. Abee, and R. Henrickson. 1995. Nonhuman Primates in Biomedical Research Biology and Management. Academic Press. New York.

Brandon-Jones, D., A.A. Eudey, T.Geissmann, G.P. Groves, D.J. Melnick, J.C. Morales, M. Shekelle, C.B. Stewart. 2004. Asian Primate Classification. International Journal of Primatology 25: 97-104.

Chalmers, N. 1979. Social Behaviour in Primates. Contemporary Biology. Edward Arnold. London.

Cowlishaw.2004. How species respond to multiple extinction threats. Proc. R. Society. London. B 271, 1135–1141.

Dian R.W. 2001. Aktivitas Harian Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) dan Pengaruhnya Terhadap Pengelolaan Hutan Skripsi. Bogor: Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Fakultas Kehutanan IPB.

Farida, H. 2008. Aktivitas Makan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur. Jakarta: Bogor. Skripsi. Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahun Alam Institut Pertanian Bogor.

Napier, J. R. and P. H. Napier. 1985. The Natural History of the Primates. The MIT Press, Cambridge, Massachussets. Nasution, E.K., S.N.O., Swandyastuti dan Wiryanto. 2011. Aktivitas Harian dan Populasi Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) Di Kawasan Wisata Cikakak Wangon. Prosiding Seminar Nasional Hari Lingkungan Hidup. Fakultas Bilogi dan Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto

Putra, G.A., Sajuthi, D., dan Solihin, D.D..2010.Variasi Molekuler Gen Reseptor Melanokortin-4 pada Monyet Ekor Panjang. Jurnal Veteriner 11 (3):138-143.

Putra, I., Wandina, I., Soma, I., dan Sajhuti, D..2006.Indeks Massa Tubuh dan Morfometri Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Bali. Jurnal Veteriner 7:119124.

Rowe, N. 1996. The Pictorial Guide to The Living Primates. Pogonias Press. New York.

Santoso, Y. 1996. Beberapa Parameter Bioekologi Penting dalam Pengusahaan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis). Media Konservasi, 5 (1). Fakultas Kehutanan IPB: Bogor.

Sinaga, S., M., Pranoto U., Surono H., Archaitra N., A.. 2011. Pemanfaatan Habitat Oleh Monyet Ekor Panjang di Kampus IPB Darmaga Bogor. Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB.

Setyawan, K. 1996. Interaksi Antara Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) dan Lutung (Prebitys cristata) di Taman Nasional Baluran. Malang: FMIPA Universitas Brawijaya.

Supriatna, J. dan E. Hendras W. 2000. Panduan Lapangan Primata Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Ungar, P. 1995. Fruit preferences of four sympatric primate species at Ketambe, Northern Sumatra, Indonesia. International Journal of Primatology 16: 215-221.

Unit Pelaksana Tingkat Daerah Tahura. 2012. Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman. Bandar Lampung: UPTD Tahura WAR.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.