METODE MENGHILANGKAN CAIRAN BUAH TOMAT DALAM UJI PERKECAMBAHAN BIJI TOMAT( Lycopersicum esculentum Mill.)

Pesta Santi Nababan, Tundjung T Handayani, Martha L Lande

Abstract


Budidaya tanaman tomat tidak terlepas dari ketersediaan bibit yang baik yang berasal dari biji yang berkualitas sebagai benih. Dalam penyediaan bibit di lapangan, petani tomat lebih senang menggunakan biji tomat dari toko-toko pertanian walaupun harganya lebih mahal dibandingkan dengan menyediakan sendiri. Penyediaan biji sendiri selain memerlukan waktu yang lebih lama juga daya perkecambahannya rendah karena di bagian luar biji tomat terdapat cairan buah yang dapat menghambat perkecambahan biji sehingga tidak menghasilkan bibit yang maksimal. Dengan demikian, perlu dicari metode yang tepat untuk menghilangkan cairan buah tomat pada biji. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Botani FMIPA Universitas Lampung, dari bulan Agustus- September 2012. Percobaan dirancang secara Acak Lengkap (RAL) dengan 8 perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang diukur adalah persentase perkecambahan dan kecepatan perkecambahan. Data yang diperoleh diuji homogenitas kemudian dilakukan uji ANARA dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan pada taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: metode yang tepat untuk menghilangkan cairan buah tomat yang menyelubungi biji tomat adalah dengan cara dicuci dan dikeringkan.

Keywords


Cairan buah tomat; Lycopersicum esculentum; perkecambahan

Full Text:

PDF

References


Einhellig, F. A. 1995. Allelopathy : Current Status ang Future Goals. In:Inderjit, K. M. M Dakshini and F. A. Einhellig. Symposium Series : Allelopathy Organism, Processes and Aplications. Washington DC.

Green, F.B. and M.R. Corcoran. 1975. Inhibitory Action of Five Tannins on Growth Induced by Several Gibberellin. Plant Physiol.

Heydecker, W. 1972. Vigour in Viability of Seed. Chapman and Hall Ltd. London.

Kamil, J. 1992.Teknologi Benih 1. Angkasa. Bandung

Kuswanto, H. 1996. Dasar-Dasar Teknologi, Produksi dan Sertifikasi Benih. Andi Ofset. Yogyakarta.

Kartasapoetra, A.G. 2003. Teknologi Benih. Ri- neka Cipta. Jakarta.

Maulida, D. dan N. Zulkarnaen, 2006. Ekstraksi Antioksidan (Likopen) Dari Buah Tomat Dengan Menggunakan Solven Campuran, n- Heksana, Aseton, dan Etanol. Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Semarang.

Sudrajat, J .D., Nurhasyi, and D. Syamsuwida. 2011. Technology to Improve Kepuh (Ster- culia foetida Linn.). Seed Viability Vol 8 (5) :301-314.

Sutopo, L. 1988. Teknologi Benih. Cetakan ke- dua. CV. Rajawali. Jakarta.

Sutopo, L. 2002. Teknologi Benih (Edisi Revisi). PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Tweddle, J.C., J.B. Dickie, C.C Baskin, and J.M. Baskin. 2003. Ecological Aspects of Seed Desiccation Sensitivity. Journal of Ecology 91: 294-304.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v1i1.2061

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.