KEANEKARAGAMAN JENIS JAMUR PADA DAUN ARACEAE DI BANDAR LAMPUNG

Devi Eka Lestari, Yulianty Yulianty, Ellyzarti Ellyzarti

Abstract


Araceae merupakan salah satu suku tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai tanaman hias, sumber obat, dan bahan pangan. Berdasarkan pada hasil pengamatan di lapangan banyak daun Araceae yang terserang bercak yang disebabkan oleh jamur. Jamur yang bersifat parasit pada tumbuhan biasanya akan menyerap nutrisi dari inangnya sehingga menyebabkan inangnya layu atau bahkan mati. Jenis-jenis jamur yang menyerang daun Araceae di Bandar Lampung belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis jamur pada daun Araceae di Bandar Lampung sehingga dapat dijadikan sebagai data dasar untuk penelitian selanjutnya. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juni sampai Agustus 2012. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode jelajah. Daun Araceae yang diduga terinfeksi jamur diambil dari beberapa wilayah di Bandar Lampung dan identifikasi dilakukan di Laboratorium Botani Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung. Dari penelitian ini diperoleh 23 jenis jamur dari 13 marga dan tergolong satu kelas khusus Deuteromycetes. Ketiga belas marga tersebut adalah, Alternaria, Beltrania, Cercospora, Cladosporium, Corynespora, Curvularia, Drechslera, Fusarium, Periconia, Pithomyces, Sporidesmium, Ascochyta dan Lasiodiplodia. Jamur yang paling banyak ditemukan adalah dari marga Curvularia dan Drechslera masing-masing sebanyak 5 jenis.

Keywords


Araceae; dau;, jamur

Full Text:

PDF

References


Agrios, G.N. 1997. Plant Pathology. Academic Press. San Diego California.

Barnett, H.L., and Hunter, B.B. 1998. Illustrated Genera of Imperfecti Fungi. Burgess

Publishing Company. Minneapolis.

Booth, C. 1971. The Genus Fusarium. Kew. Commonwealth Mycological Institute.

Chupp, C. 1953. A Monograph of The Fungus Genus Cercospora. Ithaca.

Ellis, M.B. 1971. Dematiaceous Hyphomycetes X. Kew. Commonwealth Mycological Institute.

Ellis, M.B. 1976. More Dematiaceous Hypho- mycetes. Kew. Commonwealth mycological Institute.

Domsch, K.H., W. Gams and T. Anderson. 1980. Compendium of Soil Fungi. Academic Press. London.

Gandjar, I. 1999. Pengenalan Kapang dan Tropik Umum. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.

Karsim, H. 1973. Jenis-jenis Cercospora pada Araceae di daerah Bogor dan sekitarnya

(Skripsi). Universitas Kristen Satya Wacana. Salatiga.

Semangun, H. 1992. Host Indeks of Plant Diseases in Indonesia. Gadjah Mada

University Press.Yogyakarta.

Sutton B.C. 1980. The Coleomycetes Fungi Imperfecti with Pycnidia, Acervuli and Stromata. Kew.Commonwealth Mycological Institute.

Yulianty. 2002. Diversity of Microfungi on Leaves of Araceae in Indonesia (Thesis). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Yuzammi. 2000. A Taxonomic Revision of the Terrestrial and aquatiq Aroids (Araceae) in

Java (Thesis). School of Biological Science Faculty of Life Science. University of New

South Wales. Sydney.

Yuzammi dan Tim Flora. 2007. Primadona Baru Alokasia Eksotis. Majalah Flora. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960%2Fj-bekh.v1i1.2060

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-BEKH: Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandarlampung
Lampung 35145


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.