IDENTIFIKASI BAKTERI PENYEBAB INFEKSI LUKA OPERASI (ILO) NOSOKOMIAL PADA RUANG RAWAT INAP BEDAH DAN KEBIDANAN RSAM DI BANDAR LAMPUNG

Efrida Warganegara, Etty Apriliana, Ryan Ardiansyah

Abstract


Infeksi luka operasi merupakan salah satu dari infeksi yang terjadi di Rumah Sakit (infeksi nosokomial), terutama yang memiliki pelayanan perawatan dan tindakan pembedahan yang kurang atau belum memadai. Terjadinya infeksi  ini terutama dapat berasal dari internal penderita sendiri, namun dapat juga berasal dari ekternal seperti peralatan medis dan petugas kesehatan. Akibat infeksi nosokomial ini akan menyebabkan biaya perawatan dan masa inap di RS akan bertambah. Penelitian  ini bertujuan mengidentifikasi bakteri penyebab infeksi luka operasi nosokomial pada ruang rawat inap bedah dan Kebidanan RSAM di Bandar Lampung. Jenis bakteri penyebab infeksi dapat digunakan sebagai rujukan dalam mengobati infeksi luka operasi nosokomial di RSAM. Metode penelitian adalah deskriptif laboratorik, dengan sampel diambil dari masing-masing 30 pasien diruang rawat inap bedah dan kebidanan. Identifikasi bakteri dilakukan dengan kultur, pewarnaan Gram dan uji biokimiawi. Hasil penelitian didapatkan 4 jenis bakteri terbanyak, pada ruang rawat inap bedah adalah  Pseudomonas sp (29,27%), Staphylococcus epidermidis (21,95%), dan Klebsiella sp. (14,63%), serta pada ruang rawat inap kebidanan adalah Pseudomonas sp. (25%), Escherichia coli (19,44%) dan Klebsiella sp.  (16,67%).  Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa  bakteri penyebab infeksi luka operasi yang terbanyak adalah bakteri Gram negatip batang yang merupakan flora normal dari usus (Pseudomonas sp,. Escherichia coli dan Klebsiella sp.) selain  flora normal dari kulit yaitu bakteri Gram positif kokus (Staphylococcus epidermidis).   Kata kunci : Infeksi Nosokomial, Infeksi Luka Operasi (ILO), Bakteri penyebab ILO

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.