STUDI PENGARUH PENAMBAHAN GLISEROL TERHADAP STABILITAS ENZIM SELULASE DARI Bacillus subtilis ITBCCB148

Sundari Riawat, Yandri Yandri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan gliserol terhadap stabilitas enzim selulase dari Bacillus subtilis ITBCCB148. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan produksi, isolasi, dan pemurnian enzim selulase. Pemurnian enzim selulase dilakukan dengan menggunakan kromatografi kolom filtrasi gel Sephadex G-100. Enzim hasil pemurnian kemudian ditambahkan gliserol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim hasil pemurnian memiliki aktivitas spesifik sebesar 4,6458 U/mg, meningkat 4,93 kali dibandingkan ekstrak kasar enzim dengan perolehan 23,4%. Enzim hasil pemurnian dan enzim setelah penambahan gliserol 0,5; 1,0; dan 1,5 M memiliki pH optimum 5,5 dan suhu optimum 50oC. Uji stabilitas termal enzim hasil pemurnian pada suhu 50oC selama 100 menit memberikan nilai waktu paruh sebesar 57,27 menit, sedangkan enzim setelah penambahan gliserol 0,5; 1,0; dan 1,5 M memberikan nilai waktu paruh berturut-turut sebesar 72,19; 82,50; dan 80,58 menit. Walaupun suhu optimum dan pH optimum enzim setelah penambahan gliserol tidak mengalami perubahan, tetapi berdasarkan nilai waktu paruhnya terjadi peningkatan stabilitas termal hingga 1,5 kali.

Kata kunci: Enzim selulase, gliserol, Bacillus subtilis ITBCCB148


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.