PENENTUAN KOEFISIEN PERPINDAHAN MASSA EKSTRAKSI MINYAK BIJI NYAMPLUNG DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAKTOR BERPENGADUK

Rangga Radika Prihandana, Hariansyah Hariansyah, Sufriadi Burhanudin

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menentukan koefisien perpindahan massa dan menentukan hubungan antara koefisien perpindahan massa dengan bilangan-bilangan tak berdimensi. Koefisien perpindahan massa dipengaruhi oleh beberapa variabel antara laindensitas, viskositas, diameter impeller, diameter partikel biji nyamplung, kecepatan pengadukan, difusivitas, dan volume pelarut. Proses ekstraksi padat-cair (leaching) dilakukan untuk memperoleh minyak nyamplung dari bijinya.Proses ekstraksi ini dilakukan dengan cara mencampurkan 180 gram biji nyamplung dengan pelarut n-heksana yang divariasikan volumenya, kemudian mengaduknya dalam tangki dengan kecepatan yang divariasikan pula. Untuk mengetahui jumlah minyak yang terekstraksi dapat dilakukan dengan cara mengambil solvent setiap 45 menit kemudian dianalisa menggunakan metode saponifikasi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah volume pelarut (550 ml, 825 ml, 1100 ml) dan kecepatan pengadukan(200 rpm, 300 rpm, 400 rpm, 500 rpm) sebagai fungsi waktu ekstraksi.Dari hasil penelitian diperoleh nilai koefisien perpindahan massa (kL) sebesar 30,911 dan persaman bilangan tak berdimensi yaitu : Nsh = 30,911. NRe 0,3044 . Nsc 0,1861 . 3 Di V 0,8524 Berlaku untuk NRe= 10128,77 – 47580,49; NSc= 6,28 x 107 – 2,894 x 108 ; dengan kesalahan relatif atau sum of squares errors (SSE) sebesar 1,324 %.

 

Kata kunci : minyak biji nyamplung, ekstraksi, koefisien perpindahan massa.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.