KAJIAN KARAKTERISTIK GULA CAIR FRUKTOOLIGOSAKARIDA DARI PISANG BATU

Nanti Musita

Abstract


Pisang batu (Musa balbisiana Colla) adalah jenis pisang yang berbiji, yang ditanam untuk dimanfaatkan daunnya bukan untuk dikomsumsi seperti buah pisang lainnya. Penelitian yang telah dilakukan selama ini pada pisang batu belum banyak ditemukan di Indonesia, sedangkan dari penelitian terdahulu diketahui kadar pati resisten pisang batu lebih tinggi (39,35%) dibandingkan beberapa jenis pisang lainnya (Musita, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat fisikokimia gula cair FOS (fruktooligosakarida) dari pisang batu. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Baristand Industri Lampung dan THP Universitas Lampung. Pisang batu yang digunakan sudah tua dengan warna hijau kekuningan dan bertekstur lunak, yang diperoleh dari Bandar Lampung dan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap. Pada tahap pertama dilakukan ekstraksi gula cair dengan pengamatan derajat polimerisasi, total gula, kadar gula pereduksi, kejernihan, dan kadar FOS. Tahap kedua dilakukan optimasi ekstraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gula cair pisang batu mempunyai total gula 62,05%, gula pereduksi 50,14%, kejernihan 4329,45 IU, kadar FOS 427,03 mg/ml, dan derajat polimerisasi 0,81. Proses terbaik untuk menghasilkan gula cair FOS pisang batu dengan ekstraksi menggunakan 50% EtOH/H2O pada elusi tahap pertama dan 5% EtOH/H2O pada elusi tahap kedua menggunakan kolom kromatografi dengan karakteristik warna coklat keemasan, bening, kental dan rasa manis.

 

Kata Kunci : karakteristik, gula cair, fruktooligosakarida, pisang batu (Musa balbisiana Colla).


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.