PENGARUH LAJU ALIR GAS DAN CAIRAN PADA ABSORBSI GAS CO2 OLEH H2O DALAM PACKED COLUMN

Muhammad Hanif, M. Harun Al Rasid

Abstract


Jika suatu gas dikontakkan dengan suatu cairan, maka akan terjadi proses difusi, yaitu massa gas akan berpindah kedalam massa cairan begitupun sebaliknya sebagai akibat adanya gradien konsentrasi. Proses berdifusinya fase gas ke dalam fase cair seringkali dikenal sebagai absorbsi gas. Dalam dunia industri, absorbsi dijalankan dalam suatu kolom berupa pelat (plate column) atau dalam bentuk kolom isian (packed column) yang di dalamnya gas dan cairan dialirkan dalam arah berlawanan (counter current flow). Dalam hal ini, absorbsi dilangsungkan dalam suatu packed column dengan isian jenis raschig ring berbahan dasar polyethylene. Absorbsi gas oleh cairan pada kolom absorber dipengaruhi beberapa faktor salah satu diantaranya adalah laju alir gas dan cairan. Analisis terhadap laju alir gas dan cairan pada absorbsi di dalam packed column dilakukan untuk mengetahui pengaruh laju alir gas dan cairan terhadap laju penyerapan dalam packed column disamping itu juga untuk mendapatkan korelasi empiris antara laju absorbsi (NA) terhadap laju alir massa cairan (L) gas (G). Untuk mempelajari pengaruh laju alir gas dan cairan pada proses absorbsi fisika ini digunakan gas CO2 sebagai zat yang diserap (solute) dan H2O sebagai cairan penyerap (solvent). Dari data yang diperoleh dihasilkan korelasi empiris antara besar laju penyerapan gas CO2 terhadap laju alir gas CO2 dan H2O dalam hubungan NA = 379 L 0,118 G 0,626 . Pangkat laju alir gas yang lebih besar sekitar 6 kali dibandingkan pangkat laju alir cairan menunjukkan bahwa laju absorbsi gas lebih dipengaruhi oleh besarnya laju aliran gas ke dalam packed column.

Kata Kunci: packed column, absorber, raschig ring, absorbsi gas.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.