Identifikasi Polutan Dalam Air Permukaan Di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin Padang

Arif Budiman, Jernih Wati Zendrato

Abstract


Identifikasi polutan dalam air permukaan yang diduga akibat air lindi telah dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin, Padang. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi polutan adalah metode magnetik menggunakan alat Bartington Magnetic Susceptibility sensor model MS2 dengan dual frequency sensor model MS2B dan metode konduktivitas listrik atau daya hantar lisrik (DHL) dengan menggunakan alat conductivity meter (Lutron CD-4303). Sampel diambil pada 15 titik yang terdiri dari air sumur yang berasal dari 13 titik dan air sungai yang berasal dari 2 titik. Dari pengukuran nilai suseptibilitas magnetik dan konduktivitas listrik sampel diperoleh nilai suseptibilitas magnetik berkisar dari -0,37x10-5 hingga -0,01x10-5 dan nilai konduktivitas berkisar dari 12,7 μS hingga 147 μS. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa sampel tidak mengandung logam yang berbahaya. Nilai suseptibilitas magnetik maupun konduktivitas listrik pada sampel diperkirakan tidak dipengaruhi oleh limbah cair yang dihasilkan dari tumpukan sampah, lebih dikarenakan zat pencemar yang berasal dari aktivitas penduduk.
Kata Kunci: Polutan, air lindi, suseptibilitas magnetik dan konduktivitas listrik.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.