PERBANDINGAN DIFUSIVITAS KLORIDA MORTAR BATU APUNG, PASIR SUNGAI DAN PASIR PANTAI

Ardian Putra, Ari Edo Putra

Abstract


Salah satu parameter yang digunakan untuk mengurangi kerusakan bangunan yang berada di pinggir pantai adalah dengan membuat bahan bangunan yang memiliki difusivitas klorida yang lebih kecil. Pada penelitian ini dilakukan pengujian difusivitas klorida dari adukan semen (mortar) yang masing-masing dicampur dengan batu apung, pasir sungai dan pasir pantai. Masing-masing mortar dibuat berdasarkan perbandingan volume 1:2, 1:3 dan 1:4. Dari ketiga variasi campuran tersebut, campuran 1:2 menghasilkan nilai difusivitas yang paling kecil. Jika dibandingkan dengan tiga mortar yang berbeda, mortar batu apung memiliki difusivitas klorida yang paling kecil, yaitu 2,09 x 10-7 m2/s. Mortar batu apung memiliki struktur yang lebih baik dibandingkan mortar pasir sungai dan pasir pantai dalam mengurangi laju difusi ion klorida.
Kata kunci: batu apung, difusivitas klorida, mortar, pasir sungai, pasir pantai

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.