Pengaruh Sintering dan Penambahan Senyawa Karbonat pada Sintesis Senyawa Kalsium Fosfat

Kiagus Dahlan, Setia Utami Dewi

Abstract


Senyawa kalsium fosfat merupakan salah satu biomaterial yang banyak digunakan untuk rekonstruksi tulang karena bersifat biokompatibel dan memiliki komposisi kimia yang mendekati komposisi kimia komponen yang ada pada tulang manusia. Senyawa ini dapat disintesis dari berbagai precursor kalsium dan fosfat. Dua fasa kalsium fosfat yang banyak diaplikasikan pada proses rekonstruksi tulang adalah hidroksiapatit dan β-trikalsium fosfat. Sumber kalsium yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari cangkang telur ayam dan sumber fosfatnya dari asam fosfat (H3PO4). Sintesis dilakukan menggunakan metoda presipitasi dengan meneteskan senyawa fosfat pada senyawa kalsium oksida yang didapat dari proses kalsinasi cangkang telur ayam. Pada sintesis ini juga ditambahkan senyawa natrium bikarbonat dan diamati pengaruhnya. Penambahan ini bertujuan untuk memudahkan terbentuknya hidroksiapatit. Sintering dilakukan pada suhu sampai 1000oC selama 2 sampai 10 jam. Dari karakterisasi menggunakan XRD (X ray diffractometer) diperoleh hasil bahwa penambahan natrium bikarbonat menghasilkan sampel yang didominasi oleh fasa hidroksiapatit sebesar 89% dengan derajat kristalinitas sekitar 79%.  Sintesis tanpa penambahan natrium bikarbonat dan tanpa pengendapan menghasilkan fasa β-trikalsium fosfat. Lama sintering juga terlihat pengaruhnya. Semakin lama waktu sintering semakin banyak pula β-trikalsium fosfat yang dihasilkan. Sintering selama 9,5 jam menghasilkan 89% β-trikalsium fosfat dengan derajat kristalinitas sekitar 86%. Hasil yang serupa juga didapatkan ketika sampel diendapkan terlebih dahulu sebelum sintering.

Kata Kunci: kalsium fosfat, biomaterial, hidroksiapatit, trikalsium fosfat, sintering, resipitasi.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.