PENGARUH VARIASI SUHU SINTERING TERHADAP SIFAT MIKROSKOPIK DAN MAKROSKOPIK SEMEN GIGI NANO ZINC OXIDE EUGENOL (REINFORCED ALUMINA)

Zazilatul Khikmiah, dkk

Abstract


Penggunaan semen gigi zinc oxide eugenol sebagai bahan penambalan sementara telah banyak digunakan dalam bidang kedokteran gigi, namun semen gigi ini memiliki sifat mekanik yang lemah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh temperatur sintering terhadap sifat mikroskopik dan makroskopik semen gigi nano zinc oxide eugenol (reinforced alumina). Pembuatan semen gigi ini dilakukan dengan mencampurkan bubuk zinc oxide, alumina dan magnesium oxide dengan perbandingan 70%, 27% dan 3% menggunakan planetarium ball mill (PBM) selama 30 menit kemudian bubuk semen disintering menggunakan variasi temperatur sintering 1000, 1100, 1200, 1300 dan 1400oC dengan waktu penahanan selama 1 jam yang selanjutnya dilakukan karakterisasi menggunakan XRD. Bubuk semen dicampur kedalam cairan eugenol dengan perbandingan bubuk dan cairan semen adalah 1,2 gr : 0,6 ml yang selanjutnya dilakukan karakterisasi uji tekan, uji kekerasan, dan uji morfologi menggunakan SEM. Hasil identifikasi pola XRD menunjukkan bahwa adanya fasa dominan zinc oxide (ZnO) pada bubuk semen sebelum disintering sedangkan dari hasil yang sudah disintering pada suhu 1000o dan 1400oC menunjukkan adanya fasa baru pada bubuk semen yaitu zinc aluminate (ZnAl2O4). Dari hasil analisa SEM, uji kekerasan (hardness Vickers) dan compressive strength, hasil terbaik ditunjukkan oleh sampel yang disintering pada temperatur 1000oC karena sampel memiliki struktur mikro yang halus dan homogen serta didukung oleh nilai kekerasan sebesar 85,2 Hv dan compressive strength 29,878 MPa.

Kata kunci : Semen Gigi, Nano Zinc Oxide Eugenol, Sintering


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.