Aplikasi Light Dependent Resistor Untuk Pengembangan Sistem Pengukuran Durasi Harian Penyinaran Matahari

Zulhendri Kamus, Ridho Pratama

Abstract


Campbell Stokes merupakan alat ukur analog durasi harian penyinaran matahari yang masih banyak digunakan di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Ada beberapa kelemahan Campbell Stokes yaitu menggunakan kertas pias sebagai penentu durasi penyinaran matahari, resolusi pengukuran kurang baik karena kertas pias memendar ketika terbakar, dan intensitas cahaya tidak terukur. Sensor Light Dependent Resistor (LDR) yang memiliki karakteristik bahwa terjadi perubahan nilai tahanan akibat perubahan intensitas cahaya yang menyinari sensor dapat diaplikasikan untuk pengembangan alat ukur durasi harian penyinaran matahari yang lebih baik. Selain itu, teknologi mikrokontroler dan Liquid Crystal Display (LCD) dapat melahirkan alat ukur digital dengan menampilkan nilai intensitas cahaya dan waktu durasi penyinaran. Penelitian ini telah menghasilkan alat ukur durasi harian penyinaran matahari berdimensi 40 x 18 x 30 cm, memiliki tampilan nilai intesitas cahaya yang terukur dalam rentang 0 sampai 50.000 lux dan mampu mengukur waktu durasi penyinaran matahari selama 12 jam. Berdasarkan hasil kalibrasi dengan alat standar didapatkan bahwa waktu durasi penyinaran matahari akan dihitung ketika intensitas cahaya diatas 32.000 lux. Analisis terhadap data pengukuran intensitas cahaya menunjukkan bahwa nilai ketepatan dan ketelitian masing-masing sebesar 97.145% dan 0.965. Selanjutnya hasil pengujian alat untuk pengukuran durasi penyinaran matahari selama lima hari didapatkan ketepatan sebesar 93.64%.

Kata Kunci. Light Dependent Resistor, Sensor, Sistem Pengukuran, Durasi Penyinaran Matahari.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.