EFEKTIVITAS FOTODEGRADASI ZAT WARNA ALIZARINE RED-S MENGGUNAKAN OKSIDATOR HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) DAN FOTOKATALIS TiO2

Rizky Tejo Nugroho, Imelda Fajriati

Sari


Penelitian ini mempelajari efektivitas fotodegradasi Alizarine Red-S adanya variabel senyawa oksidator, waktu kontak, massa katalis dan pH. Pengaruh konsentrasi oksidator (H2O2) dilakukan dengan mereaksikan zat warna dan H2O2 konsentrasi 1%, 3%, 6%, 9% dan 12% menggunakan fotokatalis TiO2. Hasil fotodegradasi dianalisis menggunakan ANOVA 1 Faktor. Pengaruh waktu kontak dilakukan dengan mereaksikan zat warna dan H2O2menggunakn fotokatalis TiO2 dengan variasi waktu kontak 30, 40, 50, 60 dan 70 menit. Pengaruh massa fotokatalis TiO2 dipelajari dengan mereaksikan zat warna dan H2O2 menggunakan  fotokatalis TiO2 dengan massa 10, 20, 30 dan 40 mg. Pengaruh pH dipelajari dengan mereaksikan zat warna dan H2O2 menggunakan fotokatalis TiO2 dengan pH 6, 8 dan 10. Hasil fotodegradasi dari masing-masing pengaruh dianalisis menggunakan ANOVA 2 Faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsentrasi H2O2 berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung > F tabel yaitu 26,38994 > 4,964603. Waktu kontak juga berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung > F tabel yaitu 6,878603 > 6,388233. Untuk variasi massa fotokatalis TiO2 tidak berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung < F tabel yaitu 1,920771 < 9,276628. Selanjutnya, variasi pH tidak berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung < F tabel yaitu 0,606747 < 19.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.